Nih Tampang Jukir Asal Konawe yang Tikam Anggota TNI di Kendari, Usianya Baru 19 Tahun

Nih Tampang Jukir Asal Konawe yang Tikam Anggota TNI di Kendari, Usianya Baru 19 Tahun

Tampang jukir liar asal Konawe yang tikam anggota TNI di Kendari--ist

sultra.disway.id Akhirnya pelarian Ifan (19), seorang juru parkir (jukir) liar yang menikam anggota TNI Angkatan Darat di Kota Kendari, terhenti.

 

Setelah 5 hari buron, pemuda asal Konawe itu memilih menyerahkan diri ke polisi dengan didampingi ibunya dan Kepala Desa Wonua Mbae.

 

Peristiwa penikaman terjadi pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di kawasan The Park Kendari. Usai menikam korban, Ifan langsung melarikan diri dan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengejaran aparat.

Jejaknya terakhir terlacak di Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, sebelum akhirnya ia memutuskan kembali ke rumah.

BACA JUGA:Menkop Budi Arie: Presiden Prabowo Menegaskan akan Membesarkan Koperasi

 

Drama penyerahan diri berlangsung pada Rabu (28/8/2025) malam. Sekitar pukul 18.05 Wita, Ifan sempat menghubungi ibunya melalui aplikasi Messenger untuk meminta uang. Dalam percakapan itu, sang ibu membujuknya agar berhenti melarikan diri dan pulang ke rumah.

 

Tak lama berselang, Ifan kembali menelpon dengan nomor baru dan menyatakan kesiapannya menyerahkan diri.

Malam itu, sang ibu bersama anggota Propam Polda Sultra, Hasbul Jaya, dan Kepala Desa Wonua Mbae, Iwan, bertemu dengan Ifan di salah satu rumah warga di Kelurahan Konawe.

 

Dengan pengawalan ketat, Ifan dibawa menuju Polresta Kendari. Dalam perjalanan, pihak kepolisian menghubungi Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Weli, untuk melaporkan perkembangan.

BACA JUGA:Prediksi Inter Miami vs Orlando City: Messi dan Suarez Kembali!

 

Sekitar pukul 22.30 Wita, Ifan tiba di Polresta Kendari. Namun, ia langsung diarahkan ke Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tepat pukul 22.45 Wita, ia resmi diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra.

 

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan seorang jukir liar dan anggota TNI. Polisi kini mendalami motif penikaman serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Sumber: