Viral Pesta Miras di Halaman Puskesmas Kolut, Polisi Periksa Empat Orang
Tangkapan layar video viral pesta miras di halaman Puskesmas Latowu--
sultra.disway.id - Polsek Batu Putih mulai mengusut video viral yang memperlihatkan sejumlah orang berpesta minuman keras dan berjoget di halaman Puskesmas Latowu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, saat malam pergantian tahun baru.
Menindaklanjuti video yang ramai diperbincangkan publik tersebut, polisi telah memeriksa empat orang saksi untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Batu Putih, Iptu Burhan, mengatakan keempat orang yang dipanggil terdiri dari Kepala Puskesmas Latowu serta pihak kontraktor dan para pekerja yang berada di lokasi saat kejadian.
BACA JUGA:Ini Daya Tarik Utama Tecno Spark Go 3 4G: Siap Guncang Pasar HP Murah!
“Empat orang sudah kami panggil dan dimintai keterangan, yakni kepala puskesmas bersama pihak kontraktor dan pekerja,” ujar Burhan saat dikonfirmasi di Kendari, Senin.
Menurut Burhan, kasus tersebut kini masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi mendalami peran masing-masing pihak serta motif digelarnya pesta di area fasilitas kesehatan, yang seharusnya steril dari aktivitas hiburan dan konsumsi alkohol.
“Kami belum bisa menyimpulkan motifnya. Setelah pemeriksaan selesai, baru bisa ditentukan apakah ada unsur pidana atau tidak,” jelasnya.
Pemeriksaan juga menyoroti fakta bahwa pemerintah daerah dan kepolisian sebelumnya telah mengeluarkan imbauan larangan euforia berlebihan, termasuk pesta dan kembang api, pada malam pergantian tahun baru.
BACA JUGA:Honor Pad 10 Hadir dengan Aksesori Lengkap: Cocok untuk Kerja dan Belajar!
Kapolsek menegaskan, kepolisian tidak pernah mengeluarkan izin untuk kegiatan pesta di lingkungan Puskesmas Latowu.
Meski sempat ada surat pengantar dari pemerintah desa, permohonan tersebut ditolak karena bertentangan dengan kebijakan pelarangan keramaian malam tahun baru.
“Kami tidak mengeluarkan izin karena memang tidak diperbolehkan menggelar pesta keramaian di malam tahun baru,” tegas Burhan.
Burhan juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang terekam berjoget sambil mengonsumsi minuman beralkohol diduga bukan pegawai puskesmas, melainkan para pekerja proyek.
BACA JUGA:Prediksi Manchester City vs Chelsea: Etihad Jadi Mimpi Buruk The Blues!
Sumber: