Acosta Bersinar, Vinales Terpuruk: Kontras KTM di MotoGP Thailand 2026

Rabu 04-03-2026,13:47 WIB
Reporter : Sahroni
Editor : Sahroni

sultra, disway.id - Awal musim MotoGP 2026 di Thailand menghadirkan cerita menarik dari kubu KTM. Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta, sukses mencatatkan kemenangan perdananya di Sprint Race pada hari Sabtu.

Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang KTM untuk kembali meraih kemenangan sejak musim 2023.

Tak berhenti di situ, Acosta juga tampil konsisten dengan finis di posisi kedua pada balapan utama hari Minggu, hanya kalah dari Marco Bezzecchi yang membela tim Aprilia Racing.

Performa impresif Acosta terlihat dari kemampuannya menaklukkan sektor-sektor yang selama ini menjadi titik lemah motor RC16.

Rekan Setim Tertinggal Jauh

Di sisi lain, performa pembalap KTM lainnya justru belum mampu mengimbangi kecepatan Acosta. Brad Binder menjadi yang terbaik di antara mereka, namun hanya finis keenam di Sprint dan ketujuh di balapan utama, dengan selisih waktu yang cukup signifikan.

Sementara itu, Enea Bastianini dari tim satelit Tech3 masih mampu mengamankan poin meski hanya berada di posisi tengah. Namun sorotan utama justru tertuju pada Maverick Vinales yang menjalani akhir pekan penuh kesulitan.

Vinales Terjebak Masalah Grip Depan

Vinales tampil jauh dari ekspektasi. Ia hanya mampu finis di posisi ke-19 pada Sprint dan ke-16 di balapan utama. Masalah utama yang dihadapinya adalah kurangnya grip pada bagian depan motor, yang membuatnya kesulitan saat memasuki tikungan.

Kondisi ini berdampak besar pada performanya, terutama di area mid-corner, di mana kecepatan motor menurun drastis. Ia bahkan mengaku beberapa kali hampir kehilangan kendali meski menggunakan titik pengereman yang sama.

Inkonsistensi dan Adaptasi Jadi Kunci

Menurut Vinales, berbagai pengaturan telah dicoba sepanjang akhir pekan, namun hasilnya belum memuaskan. Ia menilai perubahan kondisi lintasan menjadi salah satu faktor penyebab, terutama meningkatnya grip belakang yang justru membuat bagian depan motor semakin sulit dikendalikan.

Situasi ini berbanding terbalik dengan Acosta yang mampu memaksimalkan gaya balap dan posisi tubuh untuk meningkatkan cengkeraman ban depan. Perbedaan pendekatan ini menjadi faktor penting yang memisahkan performa keduanya.

Dampak Besar bagi KTM dan Vinales

Hasil di Thailand ini menjadi catatan buruk bagi Vinales. Untuk pertama kalinya sejak debutnya di kelas dunia pada 2011, ia gagal meraih poin dalam balapan Grand Prix.

Kategori :