Sulawesi Tenggara Diguncang 26 Kali Gempa dalam Sepekan: Waspada Aktivitas Sesar Lokal!
Ilustrasi gempa--
sultra.disway.id - Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan aktivitas tektonik yang intens. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 26 kejadian gempa bumi mengguncang jazirah tenggara Pulau Sulawesi dalam periode satu pekan terakhir, terhitung sejak 22 hingga 29 Maret 2026.
Meski frekuensinya cukup tinggi, BMKG memastikan bahwa rentetan guncangan tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat diminta tetap mengenal karakteristik wilayahnya yang dikelilingi sesar aktif.
Gempa Dangkal Mendominasi
Plt. Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, mengungkapkan bahwa aktivitas kegempaan sepekan ini didominasi oleh gempa bermagnitudo kecil dengan kedalaman dangkal.
BACA JUGA:Big Match Liga Champions! Real Madrid vs Man City Kembali Panaskan 16 Besar
"Pemicunya adalah aktivitas sesar-sesar lokal yang cukup aktif di wilayah Sultra. Sebagian besar pusat gempa terlacak di daratan dan perairan sekitar Kabupaten Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, hingga Kota Kendari," ujar Nasrol saat dihubungi pada Minggu (29/3/2026).
Dari 25 kejadian tersebut, satu guncangan paling menonjol terjadi pada Kamis (26/3) di Konawe Kepulauan dengan Magnitudo 4,9. Getaran ini sempat dirasakan masyarakat dengan skala intensitas II hingga III MMI, namun hingga kini tidak ada laporan kerusakan bangunan.
Rincian Sebaran Gempa Sultra (22-28 Maret 2026)
Berikut adalah rangkuman aktivitas tektonik harian di wilayah Sulawesi Tenggara:
- Minggu (22/3): 3 Kali (Konawe Selatan, Kolaka Timur, Konawe) - Max M 2,8.
- Senin (23/3): 3 Kali (Konawe, Kolaka Timur) - Max M 2,2.
- Selasa (24/3): 5 Kali (Dominasi Kolaka Timur & Kendari) - Max M 2,0.
- Rabu (25/3): 3 Kali (Kendari, Koltim, Konawe) - Max M 2,2.
- Kamis (26/3): 5 Kali (Konawe Kepulauan, Kolut, Muna, Kendari) - Max M 4,9.
- Jumat (27/3): 5 Kali (Koltim, Konsel, Buton Selatan) - Max M 2,5.
- Sabtu (28/3): 1 Kali (Kolaka) - M 1,8.
- Minggu (29/3): 1 di barat laut Kolaka - M 2,6.
BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Guncang Kalender MotoGP, Qatar Jadi Tanda Tanya
Jangan Panik, Kenali Jalur Evakuasi Rumah Anda
BMKG mengimbau warga Sultra untuk tidak terpengaruh isu liar atau hoaks mengenai prediksi gempa besar yang sering beredar di media sosial. Hingga saat ini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi secara akurat.
Langkah Mitigasi yang Disarankan BMKG:
- Cek Struktur Bangunan: Pastikan rumah Anda memiliki ketahanan terhadap guncangan.
- Siapkan Jalur Evakuasi: Kenali titik aman di dalam dan di luar rumah untuk berlindung saat gempa terjadi.
- Pantau Informasi Resmi: Selalu rujuk aplikasi Info BMKG atau kanal komunikasi resmi terverifikasi lainnya.
"Kami melakukan pemantauan 24 jam penuh. Masyarakat jangan panik, tetaplah waspada dan pastikan sumber informasi Anda valid dari BMKG," tutup Nasrol.
Sumber: