Era Baru di Anfield: Siapa Layak Gantikan Mohamed Salah?

Era Baru di Anfield: Siapa Layak Gantikan Mohamed Salah?

--

sultra, disway.id - Isu kepergian Mohamed Salah di penghujung musim mulai menimbulkan kegelisahan di tubuh Liverpool.

Kehilangan pemain asal Mesir tersebut bukan hanya soal absennya sosok penting di lapangan, tetapi juga menjadi simbol berakhirnya era emas di Anfield.

Salah merupakan bagian terakhir dari trio lini depan legendaris racikan Jurgen Klopp, bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Ketiganya pernah menjadi motor utama kesuksesan Liverpool, menghadirkan trofi dan dominasi permainan dalam beberapa musim gemilang.

Bursa Kandidat Pengganti Mulai Menghangat

Seiring berkembangnya rumor, Liverpool mulai dikaitkan dengan sejumlah nama untuk mengisi kekosongan yang mungkin ditinggalkan Salah.

Salah satu pemain yang sempat masuk radar adalah Francisco Conceicao dari Juventus. Namun, perhatian kini disebut lebih condong ke penyerang Sporting CP, Luis Suarez Charris.

Striker berusia 28 tahun itu memiliki klausul pelepasan yang cukup tinggi, yakni sekitar 70 juta pound. Nilai tersebut mencerminkan performa impresif yang ia tampilkan sepanjang musim.

Statistik Mentereng, Tapi Masih Dipertanyakan

Musim ini, Luis Suarez Charris tampil tajam dengan torehan 29 gol dan lima assist dari 35 pertandingan. Catatan tersebut membuatnya dilirik sejumlah klub top Eropa.

Namun, ekspektasi publik tak bisa dilepaskan dari bayang-bayang nama besar Luis Suarez, mantan bintang Liverpool yang nyaris membawa klub meraih gelar Liga Inggris pada musim 2013–2014. Dibandingkan dengan legenda tersebut, performa Suarez Charris dinilai belum berada di level yang sama.

Faktor Usia dan Adaptasi Jadi Pertimbangan

Liverpool dikenal tidak gegabah dalam mengambil keputusan transfer, dan hal itu tampaknya tetap menjadi prinsip utama.

Usia Suarez Charris yang mendekati 30 tahun menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan. Selain itu, tantangan adaptasi dari Liga Portugal ke Liga Inggris juga tidak bisa dianggap sepele.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa performa gemilang di Portugal tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan di Inggris. Darwin Nunez dan Viktor Gyokeres menjadi contoh bagaimana proses adaptasi bisa memakan waktu, bahkan penuh tantangan.

Masalah Sebenarnya Ada di Sektor Sayap?

Menariknya, kebutuhan Liverpool tidak sepenuhnya berada di posisi striker. Klub masih memiliki sejumlah opsi di lini depan seperti Alexander Isak dan Hugo Ekitike.

Justru, sektor sayap kanan berpotensi menjadi celah jika Salah benar-benar hengkang. Saat ini, pilihan yang tersedia seperti Cody Gakpo dan Rio Ngumoha lebih nyaman bermain di sisi kiri.

Sumber: