32 Ribu Lebih Warga Konawe Diguyur 30 Kg Beras

32 Ribu Lebih Warga Konawe Diguyur 30 Kg Beras

Ilustrasi Bantuan Beras--Bapanas

sultra.disway.id - Perum Bulog Kantor Cabang Unaaha mengambil langkah cepat dan strategis dalam mendistribusikan bantuan sosial tahun ini.

Sebanyak 985,83 ton beras bantuan pangan resmi disalurkan kepada 32.861 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penyaluran masif ini mencakup alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni periode Juli, Agustus, dan September 2026.

BACA JUGA:Kabar Baik untuk Petani! 13 Daerah di Sultra Dapat Bantuan 30 Juta Lebih Benih Perkebunan dari Kementan

Kepala Bulog Kantor Cabang Unaaha, Hendra Dionisius, menjelaskan bahwa pendistribusian kali ini menggunakan skema khusus yang dinamakan one shot atau satu kali pendistribusian langsung.

"Dengan sistem ini, setiap penerima manfaat akan langsung menerima alokasi beras sebanyak 30 kilogram sekaligus untuk periode tiga bulan," ungkap Hendra Dionisius saat dihubungi di Kendari.

Ia menambahkan bahwa metode inovatif ini diterapkan mengacu langsung pada petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Tujuannya jelas: untuk menjamin efisiensi, efektivitas, serta ketepatan waktu distribusi bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran perdana program ini telah dilangsungkan secara simbolis di Kompleks Pergudangan Tuoy, yang dihadiri langsung oleh jajaran Perum Bulog Unaaha, pejabat Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, serta para pendamping sosial.

BACA JUGA:Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.693 Korban Banjir, Fokus di Dua Kecamatan

Bantuan beras pangan ini disalurkan merata ke 28 kecamatan di Kabupaten Konawe. Menariknya, jumlah penerima pada periode ini tercatat mengalami peningkatan sebanyak 2.014 KPM jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Adapun basis data yang digunakan untuk menentukan sasaran penerima bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial kategori desil 1-4. Data valid ini telah ditetapkan secara resmi oleh Bapanas melalui koordinasi tingkat menteri guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Secara mikro, program penyaluran beras ini dirancang khusus untuk meringankan beban pengeluaran ekonomi rumah tangga masyarakat Konawe. Sedangkan secara makro, kebijakan ini memiliki tiga misi penting:

  • Menekan angka kemiskinan di daerah.
  • Menangani potensi kerawanan pangan.
  • Mengendalikan laju inflasi daerah melalui stabilitas ketersediaan pangan.

BACA JUGA:Pusat Kirim Bantuan Rp10 Miliar untuk Korban Banjir Sultra

"Kami berkomitmen menjalankan tugas penyaluran ini dengan penuh tanggung jawab serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial," tegas Hendra.

Sumber: