Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, HP Android Bakal Makin Mahal, Ini Penyebabnya

Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, HP Android Bakal Makin Mahal, Ini Penyebabnya

Samsung Galaxy M17e 5G Resmi Meluncur--

sultra.disway.id - Kabar kurang menyenangkan datang bagi industri teknologi global dan para pemburu smartphone baru.

Raksasa semikonduktor dunia, Qualcomm, secara resmi mengumumkan rencana kenaikan harga untuk seluruh lini chipset Snapdragon yang mulai berlaku pada 1 September 2026.

Kebijakan penyesuaian harga ini diprediksi tidak hanya berdampak pada lini ponsel pintar (HP) Android, tetapi juga merembet ke perangkat tablet hingga wearable gadgets yang mengandalkan otak pemrosesan dari Qualcomm.

BACA JUGA:Bocoran Vivo X500 Pro Bikin Penasaran: Layar 144Hz, Chipset 2nm, dan Kamera Periskop Gahar!

Menurut laporan dari Gadgets 360, CEO Qualcomm Cristiano Amon mengungkapkan bahwa langkah ini terpaksa diambil untuk mendongkrak margin keuntungan sekaligus memperkuat rantai pasok perusahaan di tengah situasi industri yang menantang.

Ada beberapa faktor utama yang memicu keputusan ini:

Krisis Pasokan Memori: Harga komponen memori yang melambung tinggi telah menaikkan biaya produksi secara signifikan. Akibatnya, konsumen kini cenderung beralih ke ponsel kelas entry-level premium atau memilih model generasi terdahulu.

Biaya Produksi Melonjak: Industri semikonduktor saat ini tengah menghadapi pembengkakan biaya di berbagai lini produksi, mulai dari pembuatan wafer, proses perakitan, pengujian, pengemasan (packaging), hingga lonjakan harga material dasar lainnya.

BACA JUGA:Gila! Bocoran Redmi K100 Pro Ungkap Layar 185 Hz, Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan Baterai 8.000 mAh

Penurunan Pendapatan: Kebijakan ini muncul menyusul laporan keuangan Qualcomm pada kuartal ketiga 2026, di mana pendapatan dari bisnis chipset seluler mengalami penurunan 20% secara tahunan menjadi 5,1 miliar dolar AS (sekitar Rp92,1 triliun), dipicu oleh lemahnya permintaan pasar khususnya di China.

“Ini merupakan langkah sementara dalam jangka pendek yang kami tangani melalui kenaikan harga,” ujar Cristiano Amon menjelaskan situasi tersebut.

Daftar HP Android yang Bakal Terdampak

Meskipun Qualcomm belum merinci angka pasti persentase kenaikan harganya, sejumlah laporan industri memperkirakan lonjakan harga tersebut bisa mencapai dua digit untuk pengiriman produk setelah 1 September 2026.

BACA JUGA:Spesifikasi Lengkap Redmi Note 17 Series: Dahsyat dan Canggih!

Situasi ini otomatis akan memengaruhi struktur harga jual berbagai merek smartphone global langganan tanah air yang sangat bergantung pada dapur pacu Snapdragon, di antaranya:

  • Samsung
  • Xiaomi
  • Oppo
  • Realme
  • OnePlus

Sumber: