Dongkrak Ekonomi Pesisir, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Muna Barat

Selasa 28-07-2026,11:50 WIB
Reporter : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

sultra.disway.id - Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), terus memperkuat sektor kelautan dengan membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima desa pesisir.

Program strategis ini digulirkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis maritim di wilayah tersebut.

Lima desa yang menjadi lokasi pembangunan KNMP yakni Desa Lasama, Tondasi, Bangko, Tanjung Pinang, dan Latawe. Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Andi Mannojengi, menyebutkan bahwa Muna Barat menjadi daerah dengan alokasi KNMP terbanyak di Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:Cegah Penipuan Finansial, OJK Sultra Gencarkan Edukasi di Kampung Nelayan

“Ini merupakan program prioritas nasional yang akan terus dikembangkan secara bertahap di wilayah pesisir Indonesia,” ujarnya.

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 lokasi KNMP pada tahap awal. Capaian lima desa di Muna Barat dinilai sebagai hasil koordinasi aktif pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Investasi Rp24 Miliar untuk Ekonomi Nelayan

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengungkapkan bahwa pembangunan KNMP di daerahnya didukung anggaran sekitar Rp24 miliar dari pemerintah pusat. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong transformasi kampung nelayan menjadi kawasan yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

“KNMP menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir. Tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru,” kata Darwin.

BACA JUGA:Dapat Jatah dari KKP, 3 Wilayah di Kendari Segera Disulap Jadi Kampung Nelayan Merah Putih!

Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama di Desa Lasama. Pada tahap awal, pembangunan koperasi nelayan akan dilakukan di Desa Lasama, Tondasi, dan Latawe. Sementara Desa Tanjung Pinang dan Bangko akan menyusul pada tahap berikutnya.

KNMP dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang mencakup seluruh rantai usaha perikanan, mulai dari penangkapan hingga pemasaran. Berbagai fasilitas modern akan dibangun, seperti pabrik es, cold storage, bengkel kapal, tambatan perahu, hingga shelter pendaratan ikan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kios perbekalan nelayan, sentra kuliner, penerangan kawasan, serta pembangunan jalan lingkungan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan fasilitas tersebut, kualitas hasil tangkapan nelayan diharapkan tetap terjaga, sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi. Nelayan pun tidak lagi bergantung pada penjualan cepat dengan harga rendah.

BACA JUGA:Sah Dilantik! Ini Langkah Nyata Tani Merdeka Kendari untuk Sejahterakan Petani dan Nelayan

Program KNMP merupakan bagian dari kebijakan Ekonomi Biru Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bertujuan menciptakan pembangunan kelautan berkelanjutan. Secara nasional, pemerintah menargetkan hingga 5.000 kampung nelayan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir.

Kategori :