Bangun Rumah Nelayan, 6 Daerah di Sultra Dapat Kucuran Dana Rp132 Miliar
Kampung Nelayan--mongabay
sultra.disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan program peningkatan kualitas permukiman nelayan melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan total anggaran mencapai Rp132 miliar.
Program ini difokuskan untuk memperbaiki dan membangun kembali rumah nelayan yang selama ini masih tergolong tidak layak huni.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tenggara, Martin Effendi Patulak, mengatakan program tersebut menyasar enam daerah pesisir yang memiliki kawasan permukiman nelayan cukup besar.
BACA JUGA:Spesifikasi Vivo V70 FE: Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh Jadi Andalan!
“Daerah yang mendapatkan program KNMP yakni Kabupaten Konawe, Kabupaten Bombana, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Buton Selatan,” kata Martin di Kendari, Selasa.
Penataan Permukiman Nelayan Terpadu
Menurut Martin, bantuan rumah layak huni yang bersumber dari pemerintah pusat tersebut akan diprioritaskan untuk kawasan permukiman nelayan agar penataan lingkungan dapat dilakukan secara terintegrasi dalam satu wilayah.
Pendekatan ini berbeda dengan program sebelumnya yang dilakukan secara terpisah atau hanya pada beberapa rumah saja.
“Kalau sudah mulai di satu desa tertentu, kita upayakan langsung diselesaikan secara menyeluruh di kawasan tersebut,” ujarnya.
Selain enam daerah yang masuk program KNMP, bantuan rumah nelayan juga tersebar di sejumlah kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA:Update Harga BBM 10 Maret 2026: Pertamax dan Solar Nonsubsidi Naik
Tahap Verifikasi Calon Penerima
Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan verifikasi data calon penerima bantuan. Pemprov Sultra juga menunggu surat keputusan (SK) dari bupati dan wali kota terkait usulan nama penerima bantuan.
Meski demikian, proses pembangunan rumah tidak harus menunggu seluruh dokumen selesai.
“Kami menargetkan pembangunan sudah bisa mulai berjalan pada April. Jadi daerah yang datanya sudah lengkap akan langsung diprioritaskan,” jelas Martin.
Kuota Maksimal 100 Rumah per Daerah
Dalam program ini, setiap kabupaten diperkirakan akan menerima hingga 100 unit rumah nelayan. Namun jumlah tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing desa.
Sumber: