sultra.disway.id - Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan terobosan penting untuk pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lewat pemanfaatan teknologi, command center dan digitalisasi, masyarakat bisa secara real time melakukan pengawasan.
“Orang tua bisa tahu setiap hari anaknya makan apa, menunya apa dan kandungan gizi-nya bagaimana,” kata Bupati Sumedang, Dr Dony Ahmad Munir di Command Center Pemkab Sumedang saat menerima Founder Disway Network dan Menteri BUMN 2011 - 2014, Dahlan Iskan.
Lewat digitalisasi, tingkat kepercayaan orang tua dan penerima manfaat meningkat. Sehingga program MBG juga berjalan dengan baik.
BACA JUGA:Geliat Ekonomi di Balik Program MBG Sultra: Anggaran Ratusan Miliar hingga Pemberdayaan UMKM
Di program ini, setiap hari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan sekolah melakukan upload foto menu makanan yang dibagikan ke siswa.
Lewat Dashboard Command Center yang diakses via Chatbot WhatsApp, orang tua bisa mengakses menu mengenai MBG ini.
“Jadi ini adalah pengawasan bersama. Sama-sama saling mengawasi dan semuanya transparan. Dengan transparansi ini, orang tua tenang, penerima manfaat juga senang. Karena SPPG juga bersaing menyajikan menu terbaik,” tandasnya.
Bagi pemerintah daerah, dashboard ini membantu untuk melihat data realisasi SPPG, siswa penerima manfaat hingga pencapaian secara keseluruhan.
“Sumedang kini mencapai 86,62 persen dari tingkat pencapaian realisasi penerima manfaat MBG,” paparnya.
BACA JUGA:49 Unit MBG Dibekukan Sementara, Badan Gizi Nasional Perketat Standar Keamanan Pangan 2026
Adanya digitalisasi, membuat semuanya menjadi mudah dan sangat transparan. Sumedang, kata Dony, telah membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi solusi untuk pengawasan.
“Setiap orang Sumedang di manapun bisa melihat menu makanan hingga kandungan gizi yang dikonsumsi anaknya. Ini program Presiden Prabowo dan kita wajib melaksanakan agar bisa berhasil dengan baik,” bebernya.
Adanya transparansi ini, sambung Dony, membuat orang tua memiliki kepercayaan. Fraud juga berkurang. Cara ini, sekaligus menjadi evaluasi bagi SPPG. Termasuk dari sisi fasilitas dapur.
“Dengan cara ini, SPPG juga bersaing menyajikan yang terbaik. Menu dan apa yang mereka sajikan setiap hari, bisa dilihat seluruh Sumedang,” tandasnya.