sultra.disway.id - Wuling Motors kembali memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional dengan menghadirkan SUV terbaru bernama Wuling Eksion.
Menariknya, mobil ini hadir dalam dua pilihan teknologi ramah lingkungan sekaligus, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Kehadiran Eksion semakin melengkapi lini kendaraan elektrifikasi Wuling di Indonesia, menyusul peluncuran model sebelumnya, Wuling Darion, pada November 2025.
BACA JUGA:Harga Minyakita Berpotensi Naik, Pemerintah Kaji Ulang HET Setelah 3 Tahun
SUV 7-Seater Fleksibel untuk Kebutuhan Modern
Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, menjelaskan bahwa Eksion dirancang sebagai SUV keluarga yang fleksibel.
“Wuling Eksion merupakan SUV 7-penumpang pertama di Indonesia yang tersedia dalam pilihan EV dan PHEV, sehingga konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan mobilitas,” ujarnya.
Mobil ini pun menyasar pengguna yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa.
Desain Modern dengan Kabin Premium
Secara tampilan, Eksion mengusung desain SUV modern dengan dimensi:
- Panjang: 4.745 mm
- Lebar: 1.850 mm
- Tinggi: 1.755 mm
- Wheelbase: 2.810 mm
Ruang kabin dirancang luas dengan nuansa premium melalui kombinasi warna walnut brown dan carbon black, memberikan kenyamanan ekstra bagi pengemudi dan penumpang.
BACA JUGA:Siap Diajak Tempur! Vivo Y6t Hadir dengan Snapdragon 4 Gen 2 dan Baterai Awet 2 Hari
Fitur Canggih dan Teknologi Lengkap
Wuling Eksion dilengkapi berbagai fitur modern untuk menunjang kenyamanan berkendara, di antaranya:
- Head unit layar sentuh 12,8 inci
- Panel instrumen digital 8,8 inci
- Kamera 360 derajat untuk parkir lebih aman
- Sistem suspensi McPherson (depan) dan Multi-link (belakang)
Fitur-fitur ini menjadikan Eksion nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan, baik di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Performa Tangguh dengan Teknologi Hybrid dan Listrik
Untuk varian PHEV, Eksion dibekali:
Mesin 1.5 liter
- Tenaga mesin: 105 hp, torsi 130 Nm
- Motor listrik: 195 hp, torsi 230 Nm
Sementara varian EV (listrik murni) menggunakan baterai berkapasitas 20,5 kWh.