Kolam Retensi Nanga-Nanga, Solusi Permanen Banjir di Kendari
Kolam Retensi--
sultra.disway.id - Upaya mengatasi banjir tahunan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Komisi V menyatakan siap memfasilitasi percepatan pembangunan kolam retensi Nanga-Nanga sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan pihaknya akan menjembatani pemerintah daerah dengan kementerian terkait agar proyek strategis ini segera terealisasi.
“Kami akan mengundang wali kota maupun gubernur untuk membahas percepatan pembangunan ini di tingkat kementerian,” ujar Ridwan di Kendari, Rabu.
BACA JUGA:Kecil-Kecil Cabai Rawit! Oppo Watch X3 Mini Bawa Fitur eSIM dan Sensor Medis Canggih
Solusi Strategis Atasi Banjir Tahunan
Banjir yang kerap melanda Kendari saat musim hujan dinilai membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.
Kolam retensi Nanga-Nanga dirancang sebagai sistem pengendalian air berbasis ekosistem yang mampu menahan dan mengatur debit air secara signifikan.
Proyek ini diproyeksikan menjadi “penyelamat” Kota Kendari dari ancaman banjir yang selama ini merugikan masyarakat.
Anggaran Ratusan Miliar
Berdasarkan data teknis, pembangunan kolam retensi ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp385,34 miliar.
Infrastruktur tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 45,54 hektare dengan kapasitas tampung mencapai 1,58 juta meter kubik air.
BACA JUGA:Siap-siap! Aturan Baru Terbit, Segini Pajak Mobil Listrik yang Harus Anda Bayar Sekarang.
Dengan kapasitas tersebut, kolam retensi diperkirakan mampu mengurangi debit banjir hingga 54,14 persen, angka yang dinilai krusial untuk melindungi wilayah hilir dari genangan saat curah hujan tinggi.
Pemkot Kendari Sambut Positif
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyambut baik dukungan DPR RI terhadap proyek ini. Ia menilai pembangunan kolam retensi bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab keluhan warga.
“Ini langkah strategis untuk masa depan Kendari. Kami sangat mengapresiasi dukungan Komisi V DPR RI,” ujarnya.
Jadi Ruang Publik
Menariknya, kolam retensi Nanga-Nanga tidak hanya difungsikan sebagai pengendali banjir. Kawasan ini juga dirancang menjadi:
- Pusat olahraga dan rekreasi
- Ruang terbuka hijau bagi masyarakat
- Kawasan konservasi untuk menjaga cadangan air tanah
Sumber: