sultra.disway.id - Menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 2026 yang luar biasa, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau mengambil langkah darurat.
Pelayanan di lintas penyeberangan Pelabuhan Torobulu (Konawe Selatan) menuju Pelabuhan Tampo (Muna) kini resmi beroperasi 24 jam penuh!
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada pemudik yang tertahan lama di pelabuhan akibat antrean kendaraan yang mengular.
BACA JUGA:Kapolda Sultra Perintahkan Patroli Rumah Kosong Saat Mudik 2026, Keamanan Warga Diperketat
Frekuensi Pelayaran Meluncur Drastis
Tak hanya menambah jam operasional, ASDP juga mempercepat mobilisasi kapal. General Manager ASDP Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza, mengungkapkan bahwa frekuensi pelayaran (trip) ditingkatkan hingga dua kali lipat.
- Jadwal Normal: 4 Trip per hari.
- Jadwal Khusus Lebaran: 8 Trip per hari dari masing-masing pelabuhan.
"Peningkatan layanan ini sudah kami jalankan dalam tiga hari terakhir untuk mengurai antrean panjang yang terjadi di area pelabuhan," ujar Zullivan saat ditemui di Konawe Selatan, Rabu (18/03).
4 Armada Kapal Disiagakan
Untuk mendukung kebijakan "Gas Pol" 24 jam ini, ASDP mengerahkan seluruh kekuatan armadanya. Ada empat kapal besar yang siap seliweran di perairan Sulawesi Tenggara:
- KMP Pulau Rubiah (Milik ASDP)
- KMP Nuku (Milik ASDP)
- KMP Cenderawasih II (Milik ASDP)
- KMP Tunu Pratama Jaya (Milik Operator Swasta)
BACA JUGA:Apple Rilis AirPods Max 2: ANC Lebih Canggih, Audio Makin Jernih, Kini Bisa Terjemahan Real-Time
Tren Baru: Mobil Pribadi Mendominasi
Ada pemandangan berbeda pada mudik Lebaran 2026 kali ini. Zullivan mencatat adanya pergeseran karakteristik penumpang. Jika tahun-tahun sebelumnya pelabuhan didominasi "pasukan" roda dua, tahun ini justru kendaraan roda empat yang membanjiri kantong antrean.
"Sekarang mobil yang lebih banyak. Untuk sepeda motor, sebagian besar sudah berangkat lebih awal beberapa hari yang lalu," jelasnya.
Jaminan Fasilitas & Air Bersih
Meski operasional dipacu maksimal, ASDP memastikan kenyamanan penumpang tetap terjaga. Dua hal krusial, yaitu bahan bakar kapal dan pasokan air tawar bersih untuk penumpang, dipastikan selalu tersedia.
"Kami pastikan bunker BBM dan air tawar selalu terisi. Begitu habis, langsung kami isi kembali (bunker) agar pelayanan tidak terganggu," pungkas Zullivan.
Tips Mudik: Bagi Anda yang hendak menyeberang ke Pulau Muna, disarankan untuk memantau kondisi antrean secara berkala dan memastikan saldo kartu uang elektronik Anda mencukupi untuk mempercepat proses transaksi di pintu masuk pelabuhan.