sultra.disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 segera dicairkan.
Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp40 miliar untuk PNS dan PPPK di lingkungan pemerintah provinsi.
Gubernur Pastikan THR ASN Sultra Segera Dibayarkan
Andi Sumangerukka menegaskan proses pencairan telah memasuki tahap finalisasi administrasi. Ia memastikan pembayaran THR ASN Sultra 2026 mulai dilakukan pada pekan kedua Maret.
BACA JUGA:Korlantas Polri: Operasi Ketupat 2026 Tanpa Tilang Manual
“Untuk Pemprov Sultra, THR bagi ASN sudah saya cek. Minggu depan atau pekan kedua Maret ini sudah mulai dicairkan,” ujar Andi Sumangerukka saat memantau harga pangan di pasar tradisional di Kendari, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, dana tersebut telah dialokasikan sesuai ketentuan guna memenuhi hak pegawai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dorong Daya Beli Jelang Lebaran 2026
Pencairan THR tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kewajiban pemerintah kepada ASN, tetapi juga diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat menjelang Lebaran 2026.
“Kami berharap penyaluran THR ini dapat mendorong daya beli masyarakat, sehingga ikut menggerakkan roda perekonomian daerah,” jelasnya.
Pemprov Sultra juga meminta seluruh instansi terkait mempercepat proses administrasi agar penyaluran berjalan lancar dan tepat waktu.
BACA JUGA:DAMRI Sultra Siapkan 25 Bus untuk Mudik Lebaran 2026, Rute Favorit Kendari–Baubau Jadi Prioritas
Pantau Harga Pangan Selama Ramadhan
Selain memastikan pencairan THR, Gubernur Sultra turut memantau kondisi pasar selama bulan Ramadhan. Ia mencatat adanya fluktuasi daya beli masyarakat.
Pada pekan pertama Ramadhan, daya beli cenderung meningkat. Memasuki pekan kedua terjadi sedikit penurunan, dan diprediksi kembali naik pada pekan ketiga hingga keempat menjelang Idul Fitri.
Menurut Andi Sumangerukka, kondisi tersebut tergolong wajar karena mengikuti pola kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Stok Pangan Aman, Harga Dikawal
Pemprov Sultra memastikan ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan signifikan atau praktik permainan harga yang merugikan masyarakat.
BACA JUGA:Dishub Sultra Terapkan Tiket Kapal Online, Langkah Tegas Berantas Calo di Pelabuhan