Arus Penumpang Laut ke Kendari Melonjak saat Nataru, Tembus 25.995 Orang

Kamis 08-01-2026,19:45 WIB
Reporter : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

sultra.disway.id - Arus kedatangan penumpang melalui jalur laut menuju Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari mencatat 25.995 penumpang masuk, meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt. Rahman, mengungkapkan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut sebagai pilihan utama selama musim liburan akhir tahun.

“Sejak posko angkutan Nataru dibuka pada 18 Desember 2025 hingga ditutup hari ini, 8 Januari 2026, jumlah penumpang yang masuk ke Kendari mencapai 25.995 orang. Angka ini naik cukup signifikan, sekitar 23 persen dibandingkan Nataru tahun lalu,” kata Rahman di Kendari, Kamis (8/1/2026).

BACA JUGA:Bank Sultra Kucurkan Rp17 Miliar KUR Alsintan, Dorong Modernisasi Pertanian di Lima Daerah

Arus Keluar Kendari Juga Tinggi

Tak hanya arus kedatangan, KSOP Kendari juga mencatat tingginya jumlah penumpang yang meninggalkan kota selama periode yang sama. Total penumpang yang berangkat dari Kendari melalui jalur laut tercatat mencapai 27.425 orang.

Meski secara jumlah lebih besar dibanding arus masuk, Rahman menyebutkan persentase kenaikan penumpang berangkat relatif kecil.

“Untuk arus keluar, peningkatannya sekitar dua persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ratusan Kunjungan Kapal Selama Libur Akhir Tahun

Lonjakan mobilitas penumpang turut berdampak pada aktivitas pelayaran. Selama masa angkutan Nataru, KSOP Kendari mencatat 370 kunjungan kapal (call) di berbagai dermaga yang berada dalam wilayah pengawasan.

BACA JUGA:Pemprov Sultra Rampungkan 489 Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Motor Ekonomi Desa

Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan laut, KSOP melakukan pengawasan intensif di sejumlah titik strategis.

Empat Pelabuhan Jadi Fokus Pengawasan

Adapun pelabuhan yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Bungkutoko, Pelabuhan Pangkalan Perahu, serta Pelabuhan Penyeberangan Feri ASDP pada rute Kendari–Langara (Konawe Kepulauan).

“Selama masa angkutan Nataru 2025–2026, pelaksanaan transportasi laut di wilayah Kendari berjalan aman dan lancar. Tidak ada kendala operasional yang berarti di lapangan,” tegas Rahman.

KSOP Kendari menilai kelancaran ini tak lepas dari sinergi antara operator kapal, petugas pelabuhan, serta kesadaran penumpang dalam mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan laut.

Kategori :