Permata La Masia Terancam Lepas! Atletico Madrid Mulai Dekati Agen Marc Bernal
Atletico Madrid dikabarkan tengah memasang radar tajam untuk memboyong gelandang muda berbakat Barcelona, Marc Bernal--
sultra, disway.id - Atletico Madrid dikabarkan tengah memasang radar tajam untuk memboyong gelandang muda berbakat Barcelona, Marc Bernal, pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ketertarikan Los Rojiblancos ini menambah bumbu persaingan panas di antara dua raksasa Spanyol tersebut.
Bernal memang sempat mengalami masa sulit akibat cedera lutut serius yang membuatnya absen cukup lama, terhitung sejak Agustus 2024 hingga Agustus 2025.
Saat ini, pemain berusia 18 tahun tersebut sedang menepi karena masalah pergelangan kaki.
Namun, cedera terbarunya ini diprediksi hanya bersifat jangka pendek.
Menariknya, Bernal kemungkinan besar sudah bisa merumput kembali saat menghadapi Atletico pada laga leg kedua perempat final Liga Champions pekan depan.
Statistik Memukau di Tengah Krisis
Meski usianya masih sangat belia, Bernal telah membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Barcelona.
Sepanjang musim ini, ia tercatat sudah tampil sebanyak 28 kali dengan torehan lima gol dan satu operan berbuah gol (assist).
Jika dihitung di seluruh kompetisi sejak menembus tim utama, Bernal telah mengoleksi 31 penampilan.
Di kasta tertinggi Liga Spanyol, ia mengemas dua gol dari 17 laga, sementara di panggung Liga Champions ia berhasil menyumbang satu gol dari enam penampilan.
Pertemuan Rahasia di Balik Layar
Laporan dari media AS, dilansir Sports Mole, menyebutkan bahwa Direktur Sepak Bola Atletico Madrid, Mateu Alemany, telah mengadakan pertemuan khusus dengan agen Bernal.
Langkah ini mempertegas ambisi Atletico untuk memperkuat lini tengah mereka musim depan.
Keinginan besar Atletico untuk mendapatkan tanda tangan Bernal membuat mereka bergerak lebih cepat dari para pesaing lainnya.
Dilema Finansial dan Masa Depan Barcelona
Barcelona saat ini berada di posisi yang sulit. Masalah finansial yang masih menghantui klub memaksa manajemen untuk menjual beberapa pemain demi menyeimbangkan neraca keuangan sebelum musim 2026-2027 dimulai.
Sumber: