Persita Waspadai Kebangkitan PSM di Tengah Tren Buruk Kandang

Persita Waspadai Kebangkitan PSM di Tengah Tren Buruk Kandang

--

sultra, disway.id - Persita Tangerang menegaskan tidak akan terlena oleh tren negatif yang tengah dialami PSM Makassar saat bermain di kandang.

Meski lawan belum meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir di markas sendiri, skuad Pendekar Cisadane tetap memandang pertandingan ini sebagai tantangan berat.

Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai statistik tidak bisa dijadikan acuan utama dalam pertandingan sepak bola. Ia menegaskan bahwa kualitas dan pengalaman PSM tetap menjadikan mereka lawan yang patut diwaspadai.

“Ketika pertandingan dimulai, statistik tidak lagi berarti. PSM adalah tim yang sarat pengalaman dengan pemain-pemain berkualitas. Kami sangat menghormati mereka dan harus tampil maksimal jika ingin membawa pulang poin,” ujarnya.

Persita Hadapi Kendala Absensi Pemain

Menjelang laga penting ini, Persita harus menerima kenyataan tampil tanpa sejumlah pemain kunci. Nama-nama seperti Mateus dan Eber Bessa dipastikan absen akibat akumulasi kartu. Sementara itu, Yong-bae tidak bisa tampil karena alasan pribadi.

Selain itu, Jordan Jarvis masih menjalani pemulihan dari cedera jangka panjang, yang membuat opsi lini serang menjadi lebih terbatas.

Kondisi ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi tim, terlebih dengan waktu persiapan yang relatif singkat jelang pertandingan.

Persiapan Singkat, Optimisme Tetap Terjaga

Meski hanya memiliki waktu tiga hari untuk melakukan persiapan, Carlos Pena tetap optimistis. Ia menyebut kondisi lapangan di Stadion Batakan sangat mendukung permainan timnya.

Menurutnya, kualitas lapangan menjadi faktor penting yang bisa membantu pemain menampilkan performa terbaik, terutama dalam menjalankan strategi permainan.

Andrejic Siap Manfaatkan Kualitas Lapangan

Hal senada diungkapkan penyerang Persita, Aleksa Andrejic. Ia menegaskan kesiapan tim untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.

Andrejic menilai kondisi lapangan yang baik memungkinkan timnya memainkan gaya permainan bola pendek yang menjadi andalan.

Sumber: