Cagar Alam Tampo Bobol! BKSDA Sultra Tangkap Pelaku Pembalakan Liar Jati Purba
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara resmi melimpahkan kasus pembalakan kayu jati legendaris di Cagar Alam Tampo ke Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi untuk proses hukum lebih lanjut.--ist
sultra.disway.id - Setelah tujuh kali lolos dari sergapan, mafia pembalakan liar di Kabupaten Muna akhirnya terjatuh. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara resmi melimpahkan kasus pembalakan kayu jati legendaris di Cagar Alam Tampo ke Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi untuk proses hukum lebih lanjut.
Kepala BKSDA Sultra, Muhammad Wahyudi, mengonfirmasi bahwa tersangka berinisial R beserta barang bukti kelas berat telah diserahkan pada Sabtu (21/2/2026).
"Kasus ini kami serahkan untuk proses lidik dan sidik bersama Korwas PPNS Polda Sultra. Saat ini tersangka sudah resmi ditahan di Rutan Polda Sultra," ungkap Wahyudi saat dihubungi di Kendari, Minggu (22/2/2026).
BACA JUGA:Truk Muatan Susu Terguling, Ratusan Kardus Susu Dijarah Warga
Kronologi Pengintaian: Kejar-kejaran di Jantung Hutan
Aksi heroik petugas ini bermula dari laporan warga Tampo yang kerap mendengar deru mesin potong (chainsaw) di tengah kesunyian Cagar Alam Napabalano pada Rabu malam (18/2).
Meski pelaku sempat melarikan diri pada penyergapan pertama, Tim Resor KSDA Muna tidak menyerah. Mereka melakukan patroli mendalam dan menemukan pemandangan menyedihkan: Sebatang pohon jati berusia puluhan tahun tumbang dan telah dipotong menjadi tiga bagian besar.
Barang Bukti yang Diamankan:
- Satu batang kayu jati raksasa (Panjang 475 cm, Diameter 87 cm).
- Satu unit mobil dump truck (dumping) warna kuning tanpa plat nomor.
BACA JUGA:Sultra Ekspor Perdana 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Drama Penangkapan di Tengah Malam
Pelaku tergolong licin. Wahyudi membeberkan bahwa ini adalah aksi ketujuh kalinya di lokasi yang sama tanpa meninggalkan saksi kunci.
Namun, pada Jumat malam (20/2), petugas melakukan strategi pengintaian senyap (ambush) bersama anggota Polsek Tampo.
Sekitar pukul 21.16 WITA, petugas berhasil menggagalkan proses pemuatan kayu jati ke atas truk. Meski sempat terjadi aksi melarikan diri ke dalam rimbunnya hutan, satu tersangka berinisial R berhasil diringkus.
"Tersangka akhirnya mengakui perbuatannya sebagai salah satu orang yang memuat potongan kayu jati tersebut," tambah Wahyudi.
BACA JUGA:Polda Sultra Siagakan 1.200 Personel Gabungan Amankan Ramadan 1447 H
Mengapa Jati Muna Sangat Dilindungi?
Cagar Alam Napabalano dan Tampo merupakan benteng terakhir bagi kelestarian jati endemik Muna yang terkenal memiliki kualitas terbaik di dunia.
Sumber: