Tim SAR Temukan Pemancing Tenggelam di Konawe Selatan, Begini Kondisinya

Tim SAR Temukan Pemancing Tenggelam di Konawe Selatan, Begini Kondisinya

Tim Basarnas Kendari berhasil menemukan pemancing yang tenggelam di Konawe Selatan --basarnas kendari

sultra.disway.id - Ketegangan menyelimuti perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, setelah seorang pemancing dilaporkan tenggelam akibat perahunya dihantam badai.

Berkat kerja cepat tim SAR gabungan, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, mengungkapkan bahwa proses pencarian membuahkan hasil pada Senin dini hari. Saat operasi pencarian berlangsung sekitar pukul 09.33 WITA, tim SAR menerima kabar penting bahwa korban telah lebih dulu ditemukan oleh kapal KMN Saldi Jaya 05 pada pukul 03.00 WITA.

BACA JUGA:Diterjang Badai di Perairan Konsel, Tim SAR Lakukan Pencarian Pemancing yang Hilang

“Korban ditemukan di perairan Labuan Beropa, sekitar 2,46 mil laut dari titik awal tenggelam,” jelas Amiruddin.

Bertahan di Tengah Badai

Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, namun masih mampu bertahan dengan berpegangan pada perahu miliknya yang terbalik setelah dihantam gelombang besar di tengah laut.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet dan dibawa ke Dermaga Puasana, Moramo Utara, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Amiruddin.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap kecelakaan kapal yang melibatkan tiga pemancing di perairan Pulau Hari dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat pun dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

BACA JUGA:Serangan Rasis Menimpa Allano Lima Usai Laga Panas Lawan Persib

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain:

  • Basarnas Kendari
  • Kru KMN Saldi Jaya 05
  • Polsek Moramo Utara
  • Babinsa Penambe
  • Aparat Kecamatan Moramo Utara
  • Masyarakat setempat dan keluarga korban

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 18.00 WITA, saat tiga pemancing melaut menggunakan perahu di perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari. Namun dua jam kemudian, sekitar pukul 20.00 WITA, cuaca memburuk dan badai besar menghantam perahu hingga tenggelam.

Dua pemancing berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju bagan, sementara satu orang lainnya dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan oleh kapal nelayan.

Sumber: