Gempa Dini Hari Guncang Kolaka–Koltim, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
Ilustrasi gempa--
sultra.disway.id – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, pada Senin dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah daratan.
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 01.44 Wita dengan kekuatan magnitudo 3,6. Meski tergolong kecil, getarannya cukup terasa oleh warga di sejumlah wilayah.
“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini merupakan gempa bumi tektonik akibat aktivitas sesar aktif,” ujar Nasrol Adil saat dihubungi dari Kendari, Senin.
BACA JUGA:OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Ruang Khusus Diskusi Kesehatan yang Lebih Aman dan Terpisah
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 4,06 Lintang Selatan dan 121,76 Bujur Timur, atau sekitar 18 kilometer di timur Kolaka, dengan kedalaman dangkal sekitar 5 kilometer.
Kedalaman yang relatif dangkal membuat getaran gempa terasa cukup jelas. Berdasarkan peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kolaka dan Koltim dengan intensitas III hingga IV MMI.
“Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas. Sejumlah warga melaporkan pintu dan jendela berderit, serta dinding rumah berbunyi,” jelas Nasrol Adil.
Meski demikian, hingga Senin pagi BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut. Selain itu, hasil pemantauan hingga pukul 05.00 Wita juga belum menunjukkan adanya gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta memastikan informasi gempa yang diterima berasal dari kanal resmi BMKG agar terhindar dari hoaks atau informasi keliru.
Sumber: