8 Sekolah di Pulau Terpencil Muna dan Muna Barat Akhirnya Teraliri Listrik
Listrik akhirnya mengalir ke pulau terpencil di Muna dan Muna Barat--ist
sultra.disway.id - Gelap yang selama bertahun-tahun membatasi proses belajar kini perlahan sirna. Sebanyak 18 sekolah di pulau-pulau terpencil Kabupaten Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara, akhirnya menikmati aliran listrik berkat upaya PT PLN (Persero).
Melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), PLN berhasil menghadirkan listrik ke sekolah-sekolah mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK, serta satu fasilitas umum yang tersebar di 12 pulau terpencil.
Pasokan listrik tersebut menggunakan inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) atau dikenal dengan SuperSUN, solusi energi ramah lingkungan untuk wilayah kepulauan.
BACA JUGA:HP Rp2 Jutaan Banyak Dicari di Akhir 2025, Layar AMOLED hingga Kamera OIS Jadi Fitur Wajib
Menembus Laut dan Ombak Demi Pendidikan
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut keberhasilan ini bukan sekadar proyek kelistrikan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara hingga ke pelosok.
“Kami tidak hanya membawa cahaya, tetapi juga harapan. SuperSUN dirancang agar masyarakat kepulauan bisa mandiri energi dengan memanfaatkan potensi alam sekitar, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi,” ujarnya di Makassar, Rabu.
Proses pemasangan listrik di pulau-pulau terpencil tersebut bukan tanpa tantangan. Tim PLN harus menyeberangi laut dengan membawa material seberat hingga 100 kilogram per unit, menghadapi cuaca ekstrem, ombak besar, dan keterbatasan akses transportasi.
Namun medan berat dan jarak jauh tak menyurutkan semangat petugas.
BACA JUGA:41 Napi di Sultra Dapat Remisi Natal 2025
“Dengan adanya listrik, anak-anak kini bisa belajar lebih maksimal. Kami optimistis listrik akan membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan,” tambah Edyansyah.
Apresiasi Daerah: Bukti Negara Hadir
Bupati Muna, Bachrun, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen dan kerja nyata PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke pulau-pulau terluar Kepulauan Muna.
Menurutnya, kehadiran listrik melalui teknologi SuperSUN bukan hanya menerangi sekolah, tetapi juga membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa negara benar-benar hadir hingga ke pelosok. Listrik bukan hanya soal energi, tapi tentang masa depan,” tegas Bachrun.
Ia menilai keberhasilan melistriki 18 sekolah tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Sumber: