Alvaro Arbeloa Tak Pernah Meragukan Sosok Kylian Mbappe
--
sultra, disway.id - Sejak menanggalkan seragam Paris Saint-Germain pada musim panas 2024, Kylian Mbappe sebenarnya telah bertransformasi menjadi mesin gol yang menakutkan bagi Real Madrid. Catatan 82 gol dan 11 assist dari 95 laga adalah bukti nyata betapa tajamnya pemain asal Prancis ini.
Namun, sepak bola bukan sekadar angka di atas kertas. Meski statistiknya mentereng, musim debut Mbappe di Santiago Bernabeu terasa hambar tanpa satu pun trofi mayor, baik itu La Liga, Liga Champions, maupun Copa del Rey.
Situasi musim ini pun tak jauh berbeda. Los Blancos harus berjuang keras mengejar ketertinggalan tujuh angka dari Barcelona yang tengah nyaman di puncak klasemen.
Kondisi ini memicu opini publik bahwa kehadiran Mbappe justru merusak keseimbangan kolektivitas tim yang sudah mapan sebelumnya.
Pembelaan Arbeloa: "Hampir Semua Pelatih Menginginkannya"
Menanggapi berbagai miring tersebut, Alvaro Arbeloa selaku nakhoda Real Madrid langsung memberikan pembelaan yang elegan. Baginya, memiliki penyerang sekaliber Mbappe yang musim ini sudah mengantongi 38 gol dari 36 laga adalah sebuah keberuntungan yang jarang dimiliki pelatih lain.
"Saya mendengar banyak opini di luar sana, tapi fokus saya tetap pada apa yang saya yakini. Memiliki Mbappe di dalam skuad adalah sebuah privilese yang luar biasa," tegas Arbeloa melalui sesi wawancara yang dikutip dari Sports Mole.
Ia justru mengajak publik melihat dari sudut pandang bek lawan. Betapa mengerikannya harus menghadapi lini serang yang diisi oleh nama-nama besar seperti Mbappe, Vinicius Junior, Federico Valverde, hingga Jude Bellingham secara bersamaan.
Misi Besar di Perempat Final Liga Champions
Kini, fokus utama Madrid tertuju pada laga krusial perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen. Di sinilah Arbeloa berharap magis Mbappe benar-benar muncul. Sebagai pemain yang didatangkan untuk memenangkan pertandingan-pertandingan besar, laga di Bernabeu nanti malam menjadi panggung yang sempurna bagi sang pemilik nomor punggung 9.
Arbeloa meyakini bahwa Mbappe akan memimpin rekan-rekannya dengan mentalitas pemenang. "Saya sangat senang memiliki 'masalah' seperti ini. Memiliki pemain sehebat Kylian yang datang ke Madrid demi laga-laga besar seperti besok adalah sebuah jaminan," tambahnya dengan penuh optimisme.
Manajemen Skuad: Antara Ambisi dan Proteksi
Meski lini depan dipastikan akan sangat eksplosif dengan duet Mbappe-Vinicius, Madrid tampaknya akan sedikit berhati-hati di lini tengah. Jude Bellingham kemungkinan besar akan memulai laga dari bangku cadangan. Arbeloa tidak ingin mengambil risiko lebih jauh terhadap kondisi fisik bintang asal Inggris tersebut yang baru saja pulih dari cedera otot paha belakang (hamstring).
Kembalinya sebagian besar pemain dari ruang perawatan memberikan angin segar bagi Arbeloa. Setidaknya, kali ini ia memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk menghadapi raksasa Jerman, tanpa harus dibayangi badai cedera massal yang sering merugikan mereka di masa lalu.
Sumber: