Pertamina Sidak SPPBE Kendari, Pastikan Pasokan LPG Aman Pasca Lebaran
Pasokan gas melon ke Sultra ditambah--net
sultra.disway.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan pasokan LPG dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah fasilitas energi di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi gas LPG, khususnya subsidi 3 kilogram, tetap lancar dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan sidak dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas pengisian hingga proses bongkar muat di dermaga.
BACA JUGA:Pemprov Sultra Terapkan Sistem Waiting List Jabatan ASN, Jamin Seleksi Lebih Objektif
“Kami mengecek sarana dan fasilitas, termasuk proses di jetty untuk memastikan penguatan stok berjalan optimal,” ujarnya.
Pastikan Distribusi Hingga Daerah Terpencil
Dalam inspeksi tersebut, Pertamina memantau:
- Ketahanan stok LPG
- Proses pengisian di SPPBE
- Jalur distribusi ke agen dan pangkalan
Pengawasan ini bertujuan agar distribusi LPG tetap merata, termasuk ke wilayah terpencil di Sulawesi Tenggara.
Pasokan LPG Dipastikan Aman
Pertamina memastikan ketersediaan LPG di wilayah Sultra saat ini dalam kondisi aman dan terkendali, terutama setelah melewati lonjakan konsumsi selama Ramadhan dan Idul Fitri.
BACA JUGA:Bocoran Spek Oppo Find X9s Pro Terungkap, Bawa Chipset 4,21GHz dan Kamera 200MP!
Hal ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan gas.
Warga Diminta Tidak Panic Buying
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Selain itu, penggunaan LPG subsidi 3 kg diharapkan tepat sasaran, yakni diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu.
Komitmen Jaga Ketahanan Energi
Melalui sidak dan monitoring berkala, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi dan memastikan kebutuhan LPG masyarakat tetap terpenuhi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah Sulawesi Tenggara.
Sumber: