Link Rekaman CCTV Tersebar di Medsos, Selebgram Inara Rusli Resmi Lapor Bareskrim
Inara Rusli --instagram @mommy_starla
sultra.disway.id - Rekaman CCTV dari rumah selebgram Inara Rusli beredar luas di media sosial dan langsung memicu kehebohan publik.
Merasa dirugikan dan privasinya dilanggar, Inara akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Kasubdit II Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung, membenarkan laporan tersebut dan memastikan proses penyelidikan sudah berjalan.
“Betul mas, terlapornya masih dalam penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 28 November 2025.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025, Kuota Dipastikan Lebih Besar
Rekaman CCTV Diduga Disebar Tanpa Izin
Laporan dibuat setelah rekaman CCTV berisi aktivitas di kediaman Inara Rusli diunggah dan dibagikan ulang di berbagai platform media sosial.
Bahkan rekaman tersebut disebut ikut digunakan dalam suatu perkara tertentu, sehingga makin merugikan Inara.
Saat ini, penyidik Siber Bareskrim sedang mendalami pihak yang pertama kali menyebarkan video tersebut. Pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti elektronik juga tengah berlangsung untuk menelusuri asal mula penyebaran rekaman tanpa izin ini.
Terkait Laporan Dugaan Perzinahan Berinisial IR
Di sisi lain, Polda Metro Jaya juga membenarkan menerima laporan polisi terkait dugaan perzinahan dengan inisial IR, yang banyak dikaitkan dengan Inara Rusli. Laporan tersebut masuk pada Sabtu, 22 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.
BACA JUGA:Ini Bocoran Lengkap Realme P4x 5G dengan Teknologi Pendingin Elite
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa laporan memang menggunakan inisial IR.
“Ya, benar Polda Metro Jaya telah menerima laporan terkait dugaan perzinahan… dan betul, dengan inisial IR,” kata Budi, Selasa 25 November 2025.
Namun, hingga kini barang bukti dari pelapor belum diserahkan secara resmi kepada penyidik, sehingga proses pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama.
Budi menjelaskan bahwa pihaknya baru mengirimkan surat panggilan ke sejumlah saksi karena penyidik perlu memastikan kronologi dan kejelasan bukti.
Sumber: