sultra.disway.id - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar pengembangan generasi terbaru laptop terjangkaunya, MacBook Neo 2.
Meski MacBook Neo generasi pertama baru dirilis beberapa bulan lalu, perusahaan teknologi asal Cupertino ini dikabarkan sudah mulai menyiapkan penerusnya dengan peningkatan signifikan, terutama pada performa dan kemampuan kecerdasan buatan (AI).
Laporan dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang dikutip GizChina pada Sabtu (25/7), menyebutkan bahwa MacBook Neo 2 akan dibekali chip terbaru A19 Pro. Selain itu, Apple juga akan meningkatkan kapasitas memori untuk mendukung performa yang lebih optimal, terutama dalam menjalankan fitur berbasis AI.
BACA JUGA:Siap-siap Merogoh Kocek Lebih Dalam, Apple Beri Sinyal Kenaikan Harga iPhone, Mac, hingga iPad
Pada generasi pertama, MacBook Neo hadir dengan harga sekitar 799 dolar AS (Rp14 jutaan) dan dibekali RAM 8GB. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk penggunaan sehari-hari, seperti browsing, mengetik, dan multimedia ringan. Namun, untuk fitur Apple Intelligence yang semakin canggih, memori tersebut dianggap masih terbatas.
Di MacBook Neo 2, Apple dikabarkan akan meningkatkan RAM menjadi 12GB. Langkah ini diyakini akan memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mulus, terutama untuk fitur AI seperti penulisan otomatis, pembuatan gambar, hingga peringkasan konten langsung di perangkat (on-device).
Dengan RAM yang lebih besar, pengguna—terutama mahasiswa dan profesional muda—dapat memanfaatkan teknologi AI tanpa harus bergantung pada layanan cloud, sehingga lebih cepat dan efisien.
BACA JUGA:Apple Rilis MacBook Neo: Laptop Termurah dengan Chip A18 Pro, Harganya Cuma Rp11 Jutaan?
Dari sisi grafis, MacBook Neo 2 disebut akan menggunakan GPU 5-core, sedikit di bawah iPhone 17 Pro yang diperkirakan menggunakan GPU 6-core. Strategi ini bukan hal baru bagi Apple, karena sebelumnya juga diterapkan pada seri chip A15.
Pengurangan satu inti GPU ini bertujuan untuk menjaga efisiensi daya. Apple tampaknya tetap memprioritaskan daya tahan baterai, mengingat laptop ini dirancang untuk penggunaan harian seperti belajar dan bekerja hingga berjam-jam.
Meski demikian, performa grafisnya tetap meningkat signifikan. Chip A19 Pro disebut mampu menghadirkan peningkatan hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini membuat MacBook Neo 2 lebih andal untuk berbagai kebutuhan, mulai dari editing video ringan, desain grafis, hingga pekerjaan berbasis AI.
BACA JUGA:Daftar Produk Apple yang Belum Naik, Harga Mac Gila-gilaan, iPhone 17?
Salah satu daya tarik utama MacBook Neo adalah harganya yang relatif terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya. Apple diperkirakan akan tetap mempertahankan strategi ini pada generasi kedua, sehingga perangkat ini tetap menjadi pilihan menarik bagi pelajar dan pengguna entry-level.
Dengan kombinasi harga kompetitif, peningkatan performa, serta dukungan AI yang lebih kuat, MacBook Neo 2 berpotensi menjadi salah satu laptop paling diminati di kelasnya saat resmi diluncurkan nanti.