Penjualan PS5 Turun Tajam Usai Harga Naik, Sony Tetap Optimistis

Selasa 12-05-2026,10:50 WIB
Reporter : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

sultra.disway.id - Perusahaan teknologi asal Jepang, Sony, mencatat penurunan signifikan dalam penjualan konsol PlayStation 5 (PS5) setelah beberapa kali mengalami kenaikan harga sejak pertama kali dirilis pada 2020.

Berdasarkan laporan terbaru, harga PS5 kini melonjak cukup jauh dari harga awal peluncuran. Untuk versi Digital Edition, harga yang semula 399 dolar AS (sekitar Rp6,9 juta) kini naik menjadi sekitar 599 dolar AS (Rp9,8 juta).

Sementara itu, versi Disc Edition juga meningkat dari 499 dolar AS menjadi 649 dolar AS atau setara Rp10,6 juta.

Kenaikan harga terbaru diumumkan pada Maret 2026, dengan tambahan hampir 100 dolar AS dibandingkan banderol sebelumnya. Kondisi ini mulai berdampak langsung pada performa penjualan.

BACA JUGA:Dirut BPJS Kesehatan: Senam Ala Dahlan Iskan Bisa Cegah Penyakit Mematikan

Penjualan Anjlok Lebih dari 40 Persen

Sony mencatat hanya menjual sekitar 1,5 juta unit PS5 pada kuartal yang berakhir 31 Maret 2026. Angka ini turun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2,8 juta unit—atau merosot lebih dari 46 persen secara tahunan.

Secara keseluruhan, penjualan tahunan PS5 juga mengalami penurunan, dari 18 juta unit pada tahun fiskal 2024 menjadi 16,5 juta unit pada tahun fiskal 2025.

Meski demikian, total penjualan global PS5 telah menyentuh angka 93,7 juta unit. Namun, performa tersebut masih tertinggal dibandingkan pendahulunya, PlayStation 4 (PS4), pada fase usia produk yang sama.

Biaya Produksi Jadi Penyebab Utama

Sony mengungkapkan bahwa kenaikan harga tidak lepas dari meningkatnya biaya produksi, terutama untuk komponen penting seperti chip memori dan perangkat keras lainnya.

Presiden dan CEO Sony, Hiroki Totoki, menyebut bahwa tekanan biaya tersebut tidak hanya berdampak pada penjualan perangkat keras, tetapi juga merembet ke sektor lain seperti perangkat lunak, layanan langganan PlayStation, hingga aksesori.

BACA JUGA:Harga Solar Naik, Ini Cara Hemat BBM untuk Mobil Diesel yang Wajib Diketahui

Di sisi lain, konsumen juga mulai menahan diri untuk membeli konsol yang harganya semakin mahal, terutama karena ekspektasi pasar biasanya harga perangkat akan menurun seiring bertambahnya usia produk.

Harapan Baru dari GTA VI dan PS6

Meski menghadapi tekanan, Sony memastikan belum berencana menaikkan harga PS5 dalam waktu dekat dan akan mempertahankan strategi harga saat ini.

Perusahaan juga tetap optimistis bisnis gimnya akan tumbuh hingga 30 persen pada tahun fiskal berikutnya. Optimisme ini didorong oleh rencana peluncuran gim blockbuster Grand Theft Auto VI pada November mendatang.

Selain itu, Sony juga mengonfirmasi bahwa pengembangan konsol generasi berikutnya, PlayStation 6 (PS6), masih terus berjalan. Namun, investasi besar untuk riset dan pengembangan teknologi baru diperkirakan masih akan membebani profit perusahaan dalam jangka pendek.

Kategori :