Polda Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah, 1.500 Karung Beras SPHP Dijual Rp50 Ribu

Minggu 15-03-2026,16:53 WIB
Reporter : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

sultra.disway.id - Polda Sultra menyiapkan sebanyak 1.500 karung beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di wilayah Sulawesi Tenggara.

Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra, Suharman Sanusi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat.

BACA JUGA:Spesifikasi Xiaomi 17T Mulai Terkuak, Performa Dimensity dan Baterai Besar Jadi Sorotan

“Gerakan Pangan Murah ini diluncurkan dari Polda Sultra dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh polres jajaran,” ujarnya saat ditemui di Kendari, Jumat.

Beras 5 Kg Dijual Rp50 Ribu

Dalam program ini, beras SPHP kemasan lima kilogram dijual dengan harga Rp50 ribu per karung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasaran sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Suharman menjelaskan bahwa penyediaan beras murah ini merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan Perum Bulog.

“Melalui koordinasi dengan Bulog, kami memperoleh beras SPHP dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat dijual kepada masyarakat hanya Rp50 ribu per karung,” jelasnya.

Antusiasme Warga Tinggi

Program Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga Jumat siang, sekitar 700 karung beras dilaporkan telah habis terjual.

BACA JUGA:Lava Bold 2 5G Resmi Meluncur, Bawa Layar AMOLED 120Hz dan Android 15

Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga di pasaran.

Penjualan Beras Murah Akan Digelar Berkala

Polda Sultra memastikan program ini tidak hanya dilakukan sekali. Ke depan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di berbagai titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk pasar tradisional.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Suharman juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama terkait isu melemahnya ketahanan pangan nasional akibat konflik global.

Menurutnya, pemerintah telah memastikan bahwa kondisi ketahanan pangan nasional masih dalam kondisi aman.

Kategori :