sultra.disway.id - Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Satgas Pangan mulai memperketat pengawasan jalur distribusi dan stabilitas harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan masyarakat meningkat selama bulan puasa.
Direktur Reskrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara langsung melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Kota Kendari, termasuk Pasar Paddys Market dan Pasar Kendari.
BACA JUGA:Infinix Note Edge 5G: AMOLED 1.5K, Dimensity 7100, dan Baterai 6.500mAh
“Kami menyisir ketersediaan stok dan memantau harga. Dari hasil pengecekan, stok pangan masih mencukupi dan harga secara umum relatif terkendali,” ujar Dody saat sidak di Kendari, Jumat.
Harga Sembako di Kendari Masih Stabil
Dalam sidak tersebut, Satgas Pangan melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas strategis. Meski terdapat variasi harga antar-pedagang, nilainya dinilai masih dalam batas kewajaran.
Berikut hasil pemantauan harga terbaru:
- Bawang merah & bawang putih: Rp30.000–Rp40.000 per kilogram
- Cabai: Rp40.000 per kilogram
- Beras medium: Rp13.500 per kilogram (sesuai HET)
- Minyak Kita: Rp16.000 per liter
Menurut Dody, pemantauan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengawasan serius terhadap rantai distribusi bahan pangan.
BACA JUGA:Chelsea dan Tottenham Berebut Kim Min-jae, Bayern Terancam Kehilangan
Polisi Ingatkan Pedagang Patuhi HET
Polda Sultra mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
Aparat juga akan menindak tegas praktik penimbunan maupun penyimpangan distribusi yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan.
“Kami berkomitmen menindak segala bentuk penyimpangan distribusi yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu daya beli warga Sulawesi Tenggara,” tegas Dody.
Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan harga sembako di Kendari dan wilayah Sultra tetap stabil selama Ramadhan 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.