sultra, disway.id - Google Pixel 10a kini resmi menampakkan diri ke hadapan publik setelah Google merilis video teaser singkat yang langsung memancing rasa penasaran penggemar teknologi di berbagai belahan dunia.
Pengumuman ini bukan sekadar formalitas. Melalui cuplikan singkat tersebut, Google mengonfirmasi bahwa ponsel kelas menengah terbarunya akan diperkenalkan pada 18 Februari 2026. Langkah ini terasa istimewa karena menandai perubahan ritme peluncuran seri Pixel versi terjangkau yang biasanya hadir lebih lambat.
Peluncuran lebih awal juga mengisyaratkan ambisi besar. Google tampak ingin menancapkan pengaruh lebih kuat di segmen mid-range sejak awal tahun, sebuah pasar yang kini dipenuhi persaingan ketat dari berbagai merek global. Bagi Google, lini Pixel “a” bukan sekadar alternatif murah, melainkan pintu masuk bagi pengguna yang menginginkan Android murni, pembaruan jangka panjang, dan kualitas kamera khas Pixel.
Dalam konteks ini, Google Pixel 10a hadir bukan hanya sebagai penerus generasi sebelumnya, tetapi sebagai simbol pendekatan baru Google dalam meramu desain, performa, dan efisiensi dalam satu perangkat yang lebih matang.
Desain Flat Tanpa Camera Bump, Identitas Baru Pixel
Perubahan paling mencolok langsung terlihat dari sisi belakang. Untuk pertama kalinya, Google menghilangkan tonjolan kamera yang selama ini identik dengan ponsel Pixel. Desain flat sepenuhnya membuat bodi terlihat lebih bersih, modern, dan minimalis.
Transformasi ini terasa signifikan jika dibandingkan generasi sebelumnya yang masih mempertahankan modul kamera menonjol. Meski demikian, Google Pixel 10a tetap mengusung dua kamera belakang yang disusun horizontal, menjaga identitas visual Pixel dalam balutan gaya baru.
Bocoran spesifikasi menyebutkan kamera utama 48MP dipadukan dengan lensa ultrawide 13MP. Kombinasi ini diyakini tetap mengandalkan kekuatan pemrosesan gambar khas Google, menghasilkan foto tajam dengan warna natural, terutama dalam kondisi cahaya rendah.
Dimensi Lebih Ringkas, Fokus pada Kenyamanan
Tak hanya soal tampilan, Google juga tampaknya serius memperhatikan ergonomi. Ponsel ini dikabarkan hadir dengan ukuran yang lebih ringkas, menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat nyaman digenggam dan mudah dioperasikan dengan satu tangan.
Layar AMOLED 6,28 inci menjadi andalan. Ukurannya memang hanya sedikit lebih kecil dari pendahulunya, tetapi cukup untuk memberikan pengalaman penggunaan yang terasa lebih praktis tanpa mengorbankan kualitas visual. Panel ini tetap menawarkan warna kaya, kontras tinggi, serta visibilitas optimal di berbagai kondisi pencahayaan.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, kamera depan 13MP diperkirakan tetap dipertahankan, ditempatkan pada punch hole kecil di bagian tengah atas layar agar tampilan depan tetap bersih.
Tensor G4, AI Lebih Dalam, dan Daya Tahan Seharian
Di balik bodinya yang ringkas, Google Pixel 10a ditenagai chipset Tensor G4. Prosesor buatan Google ini tidak hanya berfokus pada performa mentah, tetapi juga optimalisasi kecerdasan buatan untuk fotografi, keamanan, dan efisiensi daya.
RAM 8GB dinilai cukup ideal untuk mendukung aktivitas harian, mulai dari multitasking aplikasi, konsumsi konten, hingga bermain gim populer. Menariknya, Google tetap membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 5.100mAh, angka yang terbilang besar untuk kelasnya.
Kombinasi bodi kecil dan baterai jumbo membuka harapan akan daya tahan seharian penuh, bahkan untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Pilihan Warna Segar, Bidik Pengguna Muda
Dari sisi gaya, Google terlihat ingin tampil lebih berani. Teaser menampilkan varian biru lembut yang disebut-sebut bernama Lavender, memberikan kesan segar dan modern. Selain itu, bocoran warna lain mencakup Berry, Obsidian, dan Fog, menghadirkan pilihan yang sesuai dengan berbagai karakter pengguna.
Pendekatan ini mempertegas bahwa ponsel Pixel terbaru tak hanya soal performa dan kamera, tetapi juga ekspresi gaya personal.