sultra.disway.id - Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengawali Operasi Keselamatan Anoa 2026 dengan pendekatan berbeda.
Alih-alih mengedepankan penindakan, operasi kali ini memfokuskan edukasi dan pencegahan kecelakaan lalu lintas sebagai strategi utama menciptakan jalan raya yang aman dan tertib.
Operasi Keselamatan Anoa 2026 digelar selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 496 personel gabungan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA:Redmi Buds 8 Pro Resmi Hadir, TWS Premium dengan Suara Detail dan ANC 55dB
Edukasi Jadi Kunci Tekan Angka Kecelakaan
Wakil Kepala Polda Sultra, Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, menegaskan bahwa orientasi operasi ini sepenuhnya diarahkan pada keselamatan pengguna jalan.
“Fokus utama Operasi Keselamatan Anoa 2026 adalah keselamatan. Karena itu, kami lebih menitikberatkan pendekatan preventif dan edukatif dalam berlalu lintas,” ujar Gidion Arif saat ditemui di Kendari, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, penegakan hukum dalam operasi ini dibatasi maksimal 20 persen, sementara 80 persen kegiatan difokuskan pada edukasi masyarakat agar tercipta budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.
Polda Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), bukan karena takut sanksi, melainkan karena kesadaran.
Pelajar Jadi Sasaran Utama Kampanye Keselamatan
Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol Argowiyono, menyampaikan bahwa edukasi akan menyasar berbagai kelompok, terutama pelajar sebagai generasi muda yang dinilai strategis dalam membangun budaya disiplin berlalu lintas sejak dini.
BACA JUGA:Urai Kemacetan Pelabuhan, KSOP Baubau Usulkan Reklamasi Rp10 Miliar
“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Ini penting agar pelajar memahami risiko dan tanggung jawab saat berada di jalan,” jelas Argowiyono.
Selain sekolah, edukasi juga dilakukan di ruang publik dan komunitas masyarakat untuk menjangkau lebih banyak pengguna jalan.
Ramp Check Transportasi Umum Jelang Ramadan dan Lebaran
Tak hanya menyasar pengendara pribadi, Polda Sultra juga memberikan perhatian serius pada keselamatan transportasi umum. Salah satunya melalui ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan di terminal-terminal.
BACA JUGA:Jangan Sepelekan Ban Mobil, Ini 7 Tips Perawatan yang Wajib Dilakukan Agar Aman dan Tahan Lama
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menjelang bulan Ramadan dan arus mudik Lebaran, guna memastikan kendaraan umum laik jalan dan aman digunakan penumpang.