Mesin yang semula halus berubah menjadi lebih berisik? Itu bisa disebabkan oleh oli yang semakin encer atau kotor.
5. Lampu Indikator Oli Menyala
Pada motor modern, lampu indikator di speedometer akan menyala saat tekanan oli menurun. Jika ini terjadi, segera lakukan penggantian.
BACA JUGA:Bocoran OnePlus 15R, HP Dibekali Baterai Jumbo 7.400 mAh
6. Warna Oli Hitam Pekat dan Keruh
Oli baru biasanya berwarna kuning keemasan atau cokelat muda. Jika sudah berubah menjadi hitam legam, itu tanda jelas oli sudah terkontaminasi.
7. Sudah Lewat Batas Kilometer Ideal
Meski motor terasa normal, oli tetap wajib diganti sesuai jarak tempuh berikut:
- Motor manual: setiap 2.500 – 3.000 km
- Motor matik: setiap 2.000 km
Jika digunakan:
- ±20–50 km per hari → ganti oli setiap 2 bulan
- ±200 km per hari → ganti oli setiap 2 minggu
BACA JUGA:Jadwal Libur Sekolah Desember 2025 Wilayah untuk Wilayah Sulawesi Tenggara
Kesimpulan: Jangan Nunggu Rusak, Oli Murah vs Mesin Mahal
Mengenali ciri-ciri motor harus ganti oli adalah langkah kecil yang dampaknya sangat besar. Perawatan rutin ini:
- Menjaga performa motor
- Menghemat biaya servis besar
- Memperpanjang usia mesin
- Menjaga nilai jual motor
Ingat, harga oli jauh lebih murah dibanding biaya turun mesin. Jadi, jadikan ganti oli sebagai rutinitas wajib.