Siap-siap! Aturan Sampah Google Photos Berubah Mulai 5 Desember

Siap-siap! Aturan Sampah Google Photos Berubah Mulai 5 Desember

--

sultra, disway.id - Google Photos bakal menghadirkan pembaruan signifikan bagi penggunanya mulai bulan depan. Selain mempersingkat masa simpan file yang dihapus di folder sampah (trash/bin), Google tengah menyiapkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengubah foto poster acara langsung menjadi pengingat di kalender ponsel.

Mengutip laporan Gadgets360, Google resmi memangkas batas waktu penyimpanan file di folder sampah mulai 5 Desember 2026. File foto atau video yang sebelumnya bisa diselamatkan hingga 60 hari kini hanya bertahan selama 30 hari sebelum terhapus secara permanen.

Kebijakan anyar ini berlaku otomatis untuk seluruh item yang dihapus sejak 5 Desember. Pengguna mengimbau agar lebih cermat memeriksa kembali foto yang tak sengaja terbuang. Adapun file yang sudah berada di folder sampah sebelum 5 Desember tetap mengikuti aturan lama, yakni tersimpan selama 60 hari.

Fitur 'Add to Calendar': Ubah Poster Jadi Agenda Otomatis

Bersamaan dengan perubahan durasi sampah, Google Photos juga menguji coba fitur Add to Calendar. Fitur ini mempermudah pengguna membuat jadwal pengingat di Google Calendar hanya dengan memotret poster, pamflet, atau pengumuman acara.

Berdasarkan temuan Android Authority saat membedah kode aplikasi (APK teardown) Google Photos versi 8.0, kecerdasan buatan Ask Photos akan mendeteksi rincian acara secara otomatis.

Mulai dari nama kegiatan, tanggal, jam, hingga lokasi akan langsung diinput ke kalender tanpa perlu diketik manual. Menariknya, agenda tersebut bakal dilengkapi tautan menuju foto asli untuk memudahkan verifikasi data.

Masih Dalam Tahap Uji Coba

Agar bisa beroperasi, aplikasi memerlukan izin akses ke Google Calendar pengguna. Hingga kini, Google belum membeberkan tanggal pasti peluncuran resminya karena fitur ini masih terus dikembangkan.

Pengujian Android Authority menunjukkan bahwa sistem AI terkadang masih salah membaca zona waktu, secara default memilih waktu Amerika Serikat jika poster tidak mencantumkan zona waktu secara eksplisit. Google diperkirakan tengah menyempurnakan kendala teknis tersebut sebelum merilisnya secara global.

Sumber: