Kasus Dugaan Keracunan Makanan Santri di Kendari, Polisi Periksa Sampel MBG ke Labfor
--
sultra, disway.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari bergerak cepat mengusut dugaan keracunan yang menimpa puluhan santri Pondok Pesantren Al Askar 03 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sebagai langkah awal pengusutan, petugas mengamankan sampel program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk diuji kandungannya di Laboratorium Forensik (Labfor).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, menyampaikan bahwa selain menguji sampel hidangan, personel di lapangan juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyusun agenda pemanggilan saksi dari pihak-pihak terkait.
"Tim telah melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah sampel makanan untuk selanjutnya diperiksa di Labfor. Kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak sekolah dan SPPG Watubangga," kata Welliwanto.
Welliwanto menegaskan, fokus penyelidikan kepolisian tidak berhenti pada sampel hidangan santri semata. Petugas bakal menelusuri keseluruhan rantai proses, mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan masakan, hingga tahap distribusi menu MBG tersebut.
Insiden ini bermula pada Jumat (18/9) malam, ketika puluhan santri mendadak mengeluhkan gejala sakit usai mengonsumsi santapan program MBG. Tercatat sebanyak 58 santri terdampak dan harus segera dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat demi mendapatkan perawatan medis secara cepat.
"Berdasarkan keterangan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kota Kendari Fadilah Rizka, makanan yang dikonsumsi para santri dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Watubangga yang berlokasi di Jalan Kapten Pierre Tendean, di bawah pengelolaan Kepala SPPG Sabdi Rasyid," ujarnya.
Merespons peristiwa tersebut, Kapolresta Kendari beserta jajaran langsung meninjau lokasi bersama instansi terkait, seperti Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Evi, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra. Rombongan menyambangi fasilitas medis untuk memantau perkembangan kesehatan para korban sekaligus mengecek langsung dapur pengolahan SPPG Watubangga.
"Hingga saat ini, petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan penyebab pasti dari timbulnya gejala yang dialami puluhan santri tersebut," tambahnya.
Sumber: