Warga Tak Perlu Panic Buying, Cadangan Beras Bulog Dipastikan Aman
--
sultra, disway.id - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara memastikan ketersediaan pangan di daerahnya berada dalam posisi sangat aman.
Saat ini, sebanyak 95.500 ton cadangan beras tersimpan rapat di seluruh jaringan gudang Bulog se-Sultra dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setidaknya hingga Maret 2027.
"Stok beras di Bulog alhamdulillah melimpah. Kami punya 95.500 ton yang tersebar di seluruh gudang yang kami miliki, baik di kantor wilayah maupun di cabang," kata Kepala Bulog Kanwil Sultra Erdi Baskoro.
Melihat besarnya jumlah cadangan yang dikuasai, Erdi mengimbau warga Sulawesi Tenggara untuk tetap tenang dan tidak perlu melakukan pemborongan bahan pangan secara berlebihan.
"Karena ketersediaan pasokan dipastikan terjamin dan stabil," ujar Erdi Baskoro.
Kondisi pasokan yang berlimpah ini bahkan membuat Bulog Sultra dipercaya oleh kantor pusat untuk menopang ketahanan pangan di wilayah lain yang sedang mengalami defisit.
Sebanyak 25 ribu ton beras telah dikirim untuk pemerataan stok nasional, mencakup wilayah pengiriman ke Papua, Maluku, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Utara. Langkah distribusi keluar daerah ini dipastikan sama sekali tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan beras lokal Sultra.
Di saat yang sama, Bulog Sultra terus bergerak aktif menyerap gabah dari para petani lokal. Per 31 Agustus 2026, volume penyerapan telah menyentuh angka 168.568 ton gabah kering panen. Capaian ini setara dengan 72,18 persen dari target tahunan sebesar 233.534 ton.
Memasuki puncak musim panen yang berlangsung sepanjang September hingga November 2026, Bulog Sultra meyakini sisa target penyerapan sebesar 64.966 ton dapat terlampaui sepenuhnya sebelum penutupan tahun.
Sumber: