Anggaran Rp837 Miliar Siap Dicairkan untuk Dana RT Kendari 2027

Anggaran Rp837 Miliar Siap Dicairkan untuk Dana RT Kendari 2027

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran --

sultra.disway.id - Pemerintah Kota Kendari memastikan program Dana Rukun Tetangga (RT) akan mulai direalisasikan pada 2027.

Program tersebut menjadi salah satu komitmen politik pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran-Sudirman, yang ditargetkan menjangkau seluruh lingkungan RT di Kota Kendari.

Dana RT nantinya diharapkan menjadi instrumen pembangunan berbasis lingkungan dengan melibatkan langsung masyarakat dalam menentukan kebutuhan yang paling mendesak di wilayah masing-masing.

BACA JUGA:Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Kirim 8 Ton Ikan, Ekonomi Nelayan Mulai Bergeliat

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, program tersebut tetap menjadi prioritas pemerintahannya meski kondisi fiskal daerah menghadapi tekanan akibat penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

Target 1.063 RT di Kota Kendari

Pemkot Kendari menargetkan program Dana RT dapat menyentuh seluruh 1.063 RT yang tersebar di wilayah Kota Kendari pada 2027.

Namun, Siska mengakui nominal dana yang diterima setiap RT kemungkinan belum mencapai Rp100 juta seperti yang diharapkan sebagian masyarakat. Besaran anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Menurut dia, yang terpenting adalah program tersebut tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Semua itu tidak menyurutkan kita semua untuk menepati janji politik kami yang tertuang di RPJMD. Mungkin nilainya belum sampai Rp100 juta per RT karena kita harus menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, tetapi yang paling penting adalah program ini tetap kita jalankan dan dirasakan oleh masyarakat di seluruh RT,” ujar Siska.

BACA JUGA:Cegah Penularan Penyakit, LPKA Kendari Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Anak Binaan

Siska menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan utama dalam merealisasikan program Dana RT.

Dana transfer dari pemerintah pusat yang sebelumnya diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,1 triliun mengalami penyesuaian menjadi kurang lebih Rp837 miliar.

Pemangkasan tersebut membuat ruang fiskal Pemerintah Kota Kendari semakin terbatas. Pemerintah daerah harus membagi anggaran untuk berbagai kebutuhan penting, termasuk pembiayaan pelayanan publik dan pembayaran gaji pegawai.

Meski demikian, Pemkot Kendari memastikan kondisi tersebut tidak akan menghentikan rencana pelaksanaan Dana RT.

Sumber: