Info Cuaca Maritim Sultra: Waspada Gelombang Tinggi hingga 22 Juli 2026
Waspada gelombang laut--ist
sultra.disway.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan, warga pesisir, serta penyedia jasa transportasi laut di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk meningkatkan kewaspadaan.
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul adanya potensi gelombang tinggi berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter yang diprediksi melanda perairan Sultra pada periode 19-22 Juli 2026.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Zaenuddin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terbaru, pola pergerakan angin di wilayah Sultra secara umum bertiup dari arah Timur hingga Tenggara. Kecepatan angin ini terpantau berkisar antara 2 hingga 25 knot.
BACA JUGA:BMKG Sultra Siaga Gelombang Tinggi hingga 18 Juli 2026, Wakatobi dan Laut Banda Masuk Zona Waspada!
"Kecepatan angin tertinggi terpantau menembus 25 knot atau setara dengan 6 Skala Beaufort. Kondisi ekstrem ini berpotensi besar terjadi di wilayah Laut Banda Timur Wakatobi," ungkap Zaenuddin saat dihubungi dari Kendari.
Daftar 10 Titik Rawan Gelombang Tinggi di Sultra
Berdasarkan rincian peringatan dini yang dirilis BMKG, potensi gelombang tinggi dengan kategori sedang (1,25 hingga 2,5 meter) berpeluang terjadi di sepuluh titik perairan strategis berikut:
- Laut Labengki
- Perairan Utara Wawonii
- Laut Banda Timur Wawonii
- Selat Cempedak
- Perairan Buton
- Perairan Baubau
- Laut Flores Selatan Buton
- Perairan Wakatobi Bagian Barat
- Perairan Wakatobi Bagian Timur
- Laut Banda Timur Wakatobi
BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Kendari, Konawe, dan Konsel Waspada Hujan Lebat Plus Angin Kencang!
Panduan Keselamatan Pelayaran dari BMKG
Guna mengantisipasi risiko kecelakaan laut dan meminimalkan korban, BMKG Maritim Kendari mengeluarkan panduan keselamatan pelayaran yang wajib diperhatikan oleh para pelaku aktivitas bahari:
- Bagi Nelayan Tradisional: Diimbau untuk menunda atau ekstra waspada saat melaut jika kecepatan angin terdeteksi berada di atas 15 knot dengan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.
- Bagi Operator Kapal Tongkang: Diharapkan mengambil langkah antisipasi dan berhati-hati jika kecepatan angin berada di kisaran 16 knot dan tinggi gelombang sudah mencapai 1,5 meter.
"Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat pesisir, nelayan, serta penyedia jasa pelayaran untuk terus memantau dan memperbarui informasi perkembangan kondisi cuaca maritim serta tinggi gelombang secara berkala. Pastikan selalu memantau lewat kanal resmi layanan informasi BMKG Maritim Kendari," pungkas Zaenuddin.
Sumber: