Kabar Baik dari Kementan: Kelompok Tani Kendari Dapat Amunisi Alsintan Modern Gratis!
Alsintan--ist
fin.co.id - Angin segar berembus bagi para petani di kawasan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Usai dihantam bencana banjir yang merendam puluhan hektare lahan persawahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kini resmi menerima bantuan mesin pertanian (alsintan) modern serta benih padi gratis dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Bantuan ini ditargetkan untuk mempercepat pemulihan dan menghidupkan kembali 330 hektare lahan sawah yang sempat terdampak bencana teresebut.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respons super cepat dari Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, setelah meninjau langsung dampak banjir di Kota Kendari beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Dukung Performa Generasi Muda, AQUA Jadi Hydration Partner Resmi DBL Indonesia
Rincian Amunisi Alsintan Modern yang Diterima Petani Kendari
Tidak tanggung-tanggung, Kementan RI menggelontorkan sejumlah alat berat pertanian mutakhir untuk mempermudah kerja para petani di lapangan.
Berikut adalah rincian bantuan alsintan stimulan pascabanjir yang diterima:
- 2 Unit Traktor Roda Dua
- 1 Unit Traktor Roda Empat
- 2 Unit Alat Pascapanen (Combine Harvester)
- 2 Unit Alat Pengering Padi (Dryer)
"Bantuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari kunker Pak Mentan serta surat permohonan darurat yang diajukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari demi menyelamatkan nasib para petani kita," ujar Imran Ismail di Kendari.
BACA JUGA:Tembus Rp9,97 Miliar! Kejati Sultra Setor Uang Korupsi Tambang PT AMIN ke Kas Negara
Mengobati Luka 50 Hektare Sawah yang Gagal Panen (Puso)
Bencana banjir yang melanda Kota Kendari beberapa pekan lalu memang memukul telak sektor agraris lokal. Berdasarkan data resmi Dinas Pertanian, banjir merendam sedikitnya 70 hektare sawah di lumbung padi Amohalo.
Nahasnya, sekitar 50 hektare di antaranya mengalami kerusakan yang sangat parah hingga dinyatakan gagal panen (puso).
Oleh karena itu, alokasi bantuan benih padi untuk luasan 330 hektare ini diharapkan bisa menjadi stimulan kuat agar kelompok tani di Amohalo bisa segera melakukan penanaman ulang (replanting) tanpa harus terbebani modal membeli benih baru.
Dapat Bonus Tambahan: Bantuan Reguler 2026 Ikut Cair!
Selain bantuan darurat pascabanjir, para petani di Kota Kendari dipastikan akan tersenyum lebih lebar. Pasalnya, Kota Kendari juga kebagian jatah alokasi bantuan reguler yang bersumber dari anggaran pusat tahun 2026.
BACA JUGA:Kabar Gembira! 94 Sekolah di Sulawesi Tenggara Bakal Segera Kebagian Internet Gratis
Pada skema bantuan reguler tahun ini, Kota Kendari sukses mendapatkan porsi tambahan berupa:
- 2 Unit Traktor Roda Dua
- 1 Unit Traktor Roda Empat
Sumber: