Sering Bikin Bocor! Hindari 5 Kebiasaan Ini Saat Memakai dan Mengisi Daya HP Android

Sering Bikin Bocor! Hindari 5 Kebiasaan Ini Saat Memakai dan Mengisi Daya HP Android

Hindari 5 Kebiasaan Ini Saat Memakai dan Mengisi Daya HP Android--

sultra, disway.id - Mengatur sistem operasi Android secara tepat ternyata memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan baterai ponsel pintar Anda.

Langkah optimasi ini mampu memangkas beban kerja prosesor, sehingga performa ponsel tetap kencang tanpa menguras daya secara berlebihan.

Bagaimanapun juga, sektor daya merupakan urat nadi utama bagi setiap perangkat gadget, terutama ponsel pintar (smartphone).

Ponsel yang mengusung kapasitas baterai masif tentu memanjakan pengguna karena mereka bisa berselancar di dunia maya lebih lama.

Kendati demikian, tidak semua vendor membekali perangkat Android mereka dengan kapasitas daya yang besar.

Beruntung, keterbatasan kapasitas ini bukan menjadi akhir dari segalanya, sebab Anda bisa menyiasatinya melalui sejumlah trik cerdas untuk menghemat konsumsi daya.

Lantas, bagaimana langkah konkret mengubah pengaturan Android agar baterai tidak mudah drop? Merangkum dari berbagai sumber teknis, berikut penjelasan lengkap yang wajib Anda simak.

1. Hindari Aplikasi Pihak Ketiga "Penghemat Baterai"

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah menghindari pemasangan (install) aplikasi pihak ketiga yang mengklaim mampu menghemat baterai. Aplikasi sejenis ini justru bekerja secara bertolak belakang dengan memperberat kinerja ponsel itu sendiri.

Alih-alih menghemat daya, aplikasi pembersih atau penghemat baterai ini justru memakan ruang memori RAM secara konstan. Mereka terus berjalan di latar belakang untuk memantau aplikasi lain, yang ujung-ujungnya memicu prosesor bekerja ekstra keras. Semakin banyak aplikasi utilitas semacam ini yang Anda pasang, semakin besar pula daya listrik yang tersedot. Oleh karena itu, percayakan proteksi daya pada sistem bawaan Android yang jauh lebih optimal dan efisien.

2. Hentikan Kebiasaan Menggunakan HP Saat Di-cas

Kebiasaan buruk memainkan ponsel saat proses pengisian daya berlangsung membawa dampak yang sangat fatal bagi komponen internal. Aktivitas ini memicu fenomena parasitic load, yaitu kondisi di mana baterai terkuras secara drastis pada saat yang bersamaan dengan proses penyerapan arus listrik.

Kondisi akan semakin memburuk jika Anda nekat mengisi daya sembari bermain gim berat atau merekam video. Fenomena parasitic load ini merusak kualitas sel baterai karena mendistorsi siklus pengisian serta mengacaukan putaran arus listrik.

Jika kebiasaan ini terus berlanjut hingga baterai menyentuh level penuh, tegangan listrik akan melonjak tinggi dan memicu panas berlebih (overheat). Untuk mencegah kerusakan permanen, Anda sebaiknya mematikan ponsel selama proses pengisian daya, atau minimal membatasi penggunaannya hanya untuk keperluan yang sangat mendesak.

3. Bersihkan Cache Layanan Google Play secara Berkala

Pengaturan internal Android lain yang ampuh memperpanjang napas baterai adalah dengan memantau konsumsi daya aplikasi Google Play Services (Layanan Google Play). Tanpa banyak yang tahu, layanan latar belakang milik Google ini kerap memakan daya yang cukup signifikan karena terus berjalan secara senyap.

Untuk menekan konsumsi tersebut, Anda dapat membersihkan data sementara (cache) melalui langkah mudah berikut:

  • Buka menu Settings (Pengaturan) pada ponsel Anda.
  • Pilih opsi Applications (Aplikasi) atau App Management.
  • Cari dan klik Google Play Services (Layanan Google Play).
  • Masuk ke menu penyimpanan (Storage), lalu klik Clear Cache.

Sumber: