Polisi Segel Tambang Nikel PT BBDM di Buton

Polisi Segel Tambang Nikel PT BBDM di Buton

Lokasi operasional pertambangan nikel PT BBDM Buton--Polda Sultra

sultra.disway.id - Aparat kepolisian dari Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah tegas dengan menyegel lokasi operasional pertambangan nikel milik PT Bumi Buton Delta Megah (BBDM) di Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton.

Penyegelan dilakukan pada Sabtu (30/5/2026) menyusul status lahan yang kini berada dalam kondisi status quo berdasarkan surat resmi dari Bareskrim Polri.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Edi Raharjono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan langsung tim ke lokasi untuk menghentikan seluruh aktivitas pertambangan.

BACA JUGA:Rugikan Negara Rp1,3 Triliun, Kasus Tambang Emas Ilegal Way Kanan Terus Dikembangkan

“Iya benar, personel Unit Satu turun langsung ke lokasi PT BBDM untuk meminta penghentian total aktivitas,” ujar Edi saat dikonfirmasi dari Kendari.

Cegah Konflik Sosial dan Amankan Penyidikan

Menurut Edi, langkah penghentian aktivitas ini sangat penting guna mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, tindakan tersebut juga dilakukan untuk memastikan proses penyidikan yang sedang berjalan di Bareskrim Polri tidak terganggu.

Kasus ini sendiri berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen, dengan pihak Yori Yusran sebagai terlapor.

“Penertiban ini bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mendukung kelancaran proses hukum,” tegasnya.

Polisi Temukan Aktivitas Tambang dan Alat Berat

Dalam inspeksi di lapangan, tim penyidik yang terdiri dari delapan personel menemukan sejumlah indikasi aktivitas pertambangan yang masih berlangsung.

BACA JUGA:Serapan Tenaga Kerja Tambang di Kolaka Tembus 2.071 Orang, Mayoritas Warga Lokal

Di antaranya:

  • Bukaan lahan baru di beberapa titik konsesi
  • Tumpukan ore nikel di sekitar area tambang
  • Aktivitas alat berat yang masih siaga

Polisi mencatat adanya:

  • 10 unit ekskavator
  • 12 unit dump truck
  • 2 unit wales

Tak hanya itu, aparat juga menemukan indikasi pemindahan ore nikel ke dermaga khusus berdasarkan rekaman video warga tertanggal 25 Mei 2026.

Sumber: