Hangatnya Idul Adha di Lapas Kendari: Dari Shalat Id Bersama, Kunjungan Khusus, hingga Sembelih 5 Sapi Kurban
Lapas Kendari--
sultra.disway.id - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara.
Pihak Lapas secara resmi membuka layanan kunjungan khusus tatap muka agar para warga binaan tetap bisa merasakan kehangatan Lebaran bersama keluarga tercinta.
Layanan istimewa ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, dimulai sejak hari H Idul Adha.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Mukhtar, menyatakan bahwa kebijakan ini diambil demi memfasilitasi kerinduan para warga binaan yang sedang menjalani masa pidana.
"Hari ini dengan besok kita laksanakan layanan kunjungan (khusus). Setelah itu, jadwalnya akan kembali normal seperti biasa," ujar Mukhtar usai melaksanakan shalat Idul Adha di Lapas Kendari.
Shalat Id Berjamaah dan Harapan Baru
Suasana religius dan khidmat begitu terasa sejak pagi hari. Seluruh warga binaan membaur bersama jajaran pegawai Lapas Kendari untuk menunaikan ibadah shalat Idul Adha berjamaah.
Mukhtar menegaskan, perayaan hari besar di dalam Lapas sengaja dibuat sama persis dengan suasana di luar. Hal ini dilakukan untuk menjaga mental dan spiritual warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah bebas nanti.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban: Rukun, Syarat, dan Doanya Sesuai Sunnah
Swadaya Pegawai dan Bantuan PT Antam: 5 Ekor Sapi Dikurbankan
Tidak hanya memfasilitasi pertemuan keluarga, Lapas Kendari juga menggelar penyembelihan hewan kurban. Pada perayaan Idul Adha tahun ini, total ada 5 ekor sapi yang disembelih.
Menariknya, hewan kurban ini berasal dari sinergi berbagai pihak:
1 Ekor Sapi: Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.
4 Ekor Sapi: Hasil swadaya internal kekeluargaan antara pegawai Lapas dan warga binaan yang memiliki kelapangan rezeki.
BACA JUGA:Serapan Tenaga Kerja Tambang di Kolaka Tembus 2.071 Orang, Mayoritas Warga Lokal
Daging Kurban Didistribusikan ke Panti Asuhan
Sumber: