Kendari Siapkan 115 Titik Shalat Idul Adha 2026, Prioritaskan Kenyamanan Warga!

Kendari Siapkan 115 Titik Shalat Idul Adha 2026, Prioritaskan Kenyamanan Warga!

--

sultra, disway.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bergerak cepat memastikan kelancaran perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.

Sebanyak 115 lokasi di seluruh penjuru kota telah disiapkan dan ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan Shalat Id.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin, memastikan bahwa daftar lengkap ratusan titik shalat tersebut akan segera dipublikasikan secara resmi. Langkah ini diambil agar masyarakat bisa merencanakan ibadah mereka dengan matang.

"Kami berharap seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah Idul Adha tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khidmat. Kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama kami," kata Abdul Manas usai memimpin rapat koordinasi di Kendari, Kamis.

Mengenai agenda para pimpinan daerah, Abdul Manas membeberkan bahwa Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota, beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) direncanakan bakal membaur bersama warga untuk menunaikan Shalat Id di Lapangan Sepak Bola Torada, Kecamatan Puuwatu.

Selain mematangkan lokasi shalat, rapat koordinasi tersebut juga menaruh perhatian pada jalannya malam takbiran.

Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalan raya, Pemkot Kendari mengimbau agar gema takbir dikonsentrasikan di rumah ibadah masing-masing.

"Takbir itu kita akan lakukan di masjid kita masing-masing, untuk mencegah hal-hal yang kurang baik," jelas Abdul Manas.

Kebijakan mengalihkan takbiran ke masjid ini dinilai membawa banyak dampak positif. Selain mengantisipasi faktor cuaca seperti hujan, langkah ini efektif mencegah kemacetan parah di jalur-jalur utama kota.

Meski begitu, keputusan akhir mengenai izin takbir keliling masih menunggu instruksi langsung dari Wali Kota Kendari.

Tak hanya urusan ibadah, Pemkot Kendari juga pasang badan dalam menjamin kelayakan hewan kurban. Pengawasan kesehatan hewan diperketat demi melindungi warga dari ancaman penularan penyakit.

"Untuk itu pemerintah kota segera menerbitkan surat edaran kepada pihak kecamatan guna melakukan pendataan hewan kurban di wilayah masing-masing. Koordinasi lapangan juga akan diperkuat dengan melibatkan tim dokter hewan yang berkompeten," sebutnya.

Sumber: