Bupati Konawe Prioritaskan Layanan Kesehatan Korban Banjir, Fogging Dipercepat

Bupati Konawe Prioritaskan Layanan Kesehatan Korban Banjir, Fogging Dipercepat

Bupati Yusran Akbar saat mengunjungi para korban banjir di Konawe--Pemkab Konawe

sultra.disway.id - Bupati Konawe, Yusran Akbar, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga serta mencegah munculnya penyakit pascabencana.

“Kami fokus pada jaminan kesehatan masyarakat terdampak banjir, termasuk langkah pencegahan penyakit,” ujar Yusran, Jumat.

BACA JUGA:Satu SSK Brimob Polda Sultra Ditarik dari Papua

Fogging Digencarkan Cegah DBD dan Penyakit Kulit

Sebagai upaya antisipasi, Bupati Konawe memerintahkan percepatan pengasapan (fogging) di area permukiman warga dan lokasi pengungsian, khususnya di sekitar balai desa.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah berkembangnya penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) dan gangguan kulit akibat kondisi lingkungan pascabanjir.

“Jangan sampai setelah banjir justru muncul wabah baru seperti DBD atau penyakit kulit,” tegasnya.

Bantuan Logistik Terus Disalurkan

Selain fokus pada kesehatan, Pemerintah Kabupaten Konawe juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Bantuan tersebut berasal dari Pemda Konawe dan Bulog guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

BACA JUGA:Modal Usaha Gratis Rp5 Juta! Kemnaker Buka Pendaftaran TKM Pemula 2026, Cek Syaratnya di Sini!

Bupati juga mengimbau warga untuk tidak ragu menyampaikan kebutuhan mendesak kepada petugas di lapangan.

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Silakan sampaikan kebutuhan yang diperlukan,” katanya.

Keluhan Kesehatan Mulai Muncul di Pengungsian

Berdasarkan laporan dari posko medis Puskesmas Wonggeduku, sejumlah pengungsi mulai mengalami gangguan kesehatan. Di antaranya adalah asam lambung akibat pola makan tidak teratur, anemia pada ibu hamil dan remaja, serta gatal-gatal akibat gigitan nyamuk.

Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera ditangani secara cepat dan tepat.

Tim Medis Siaga 24 Jam

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Konawe menginstruksikan tim medis untuk siaga penuh selama 24 jam guna memantau kondisi kesehatan para pengungsi, khususnya kelompok rentan.

Sumber: