Mentan Perintahkan Perbaikan Tanggul Jebol di Kendari, Bantuan Miliaran Digelontorkan
Banjir Kendari--BPBD Sultra
sultra.disway.id - Pemerintah pusat bergerak cepat menangani dampak banjir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Andi Amran Sulaiman menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera memperbaiki tanggul jebol yang menjadi penyebab utama banjir di permukiman warga dan lahan pertanian.
Instruksi itu disampaikan langsung saat Mentan meninjau lokasi terdampak banjir di Kendari, Selasa (13/5/2026).
BACA JUGA:Pacu Normalisasi! BPBD Sultra Kerahkan Armada Bersihkan Sisa Banjir
Tanggul Jebol Jadi Pemicu Banjir
Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, kerusakan tanggul menyebabkan air meluap ke kawasan produktif dan pemukiman masyarakat.
Amran menegaskan, perbaikan tanggul harus segera dilakukan dengan target waktu cepat.
“Kami minta BWS menyelesaikan perbaikan dalam waktu satu minggu. Ini harus segera dikerjakan,” ujarnya.
Turun Langsung Atas Perintah Presiden
Mentan menyebut kehadirannya di Kendari merupakan tindak lanjut arahan Prabowo Subianto untuk merespons cepat keluhan masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah tidak hanya memantau, tetapi langsung turun ke lapangan membawa solusi konkret.
BACA JUGA:Banjir Kendari Meluas, Status Naik Jadi Tanggap Darurat: Ribuan Warga Terdampak
Bantuan Logistik untuk Warga
Selain penanganan infrastruktur, pemerintah juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak, antara lain:
- 30 ton beras
- 1.500 liter minyak goreng
Bantuan ini ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.
Pemulihan Pertanian Dipercepat
Di sektor pertanian, Kementerian Pertanian menyalurkan berbagai bantuan untuk mempercepat pemulihan, meliputi:
- Benih padi gratis untuk 2.000 hektare lahan
- 20 unit traktor tangan
- 5 unit mesin panen (combine harvester)
BACA JUGA:Banjir Sulawesi Tenggara: 8.616 Warga Terdampak, Ribuan Rumah Terendam di 8 Daerah
Sumber: