Haru dan Penuh Doa! 546 Calon Haji Kendari Resmi Berangkat ke Tanah Suci

Haru dan Penuh Doa! 546 Calon Haji Kendari Resmi Berangkat ke Tanah Suci

Ilustrasi jemaah haji Sultra--

sultra.disway.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi melepas keberangkatan 546 calon haji menuju Tanah Suci dari Asrama Haji Kendari. Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan doa dari keluarga yang mengantar.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, berpesan agar seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji.

“Jaga kesehatan, kekompakan, dan patuhi arahan petugas. Cuaca di sana panas, jadi perlu stamina yang kuat dan istirahat cukup,” ujarnya, Kamis.

BACA JUGA:Siap Geser Dominasi Laptop! OnePlus Pad 4 Hadir dengan Layar 3.4K dan Kecerdasan AI Terbaru

Jamaah Tertua 95 Tahun, Termuda 15 Tahun

Dari total 546 jamaah, terdapat kisah inspiratif dari peserta tertua hingga termuda. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah:

  • Jamaah tertua: Siti Zubaedah (95 tahun)
  • Jamaah termuda: Siti Nurul Asyiah (15 tahun)

Kehadiran jamaah lintas usia ini mencerminkan semangat ibadah yang luar biasa dari masyarakat Kendari.

Karantina di Makassar Sebelum Terbang

Sebelum berangkat ke Arab Saudi, seluruh jamaah akan menjalani masa karantina di Asrama Haji Sudiang sebagai bagian dari persiapan akhir.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Kendari, Sunardin, menjelaskan bahwa jamaah dibagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter).

BACA JUGA:Lindungi Remaja di Ruang Digital, Meta Mulai Batasi Pengguna di Bawah 16 Tahun

Jadwal Keberangkatan ke Jeddah

Adapun jadwal keberangkatan jamaah haji Kendari sebagai berikut:

  • Kloter 32: 14 Mei 2026 pukul 07.00 WIB
  • Kloter 34: 15 Mei 2026

Seluruh jamaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Makassar dan diperkirakan tiba di Makkah pada 21 Mei 2026.

Doa dan Harapan untuk Jamaah

Pemkot Kendari berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur.

Momentum keberangkatan ini juga menjadi pengingat pentingnya persiapan matang, baik dari segi kesehatan, mental, maupun spiritual, dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Sumber: