Bulog Sultra Ajak Pelajar Blusukan ke Gudang Beras, Ada Apa?
Beras bulog--ist
sultra.disway.id - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) punya cara unik untuk mencetak generasi muda yang melek pangan.
Tak sekadar belajar di kelas, sejumlah pelajar di Bumi Anoa diajak langsung "blusukan" melihat isi gudang beras untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan nasional.
Pimpinan Wilayah Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, menjelaskan bahwa program kunjungan edukatif ini bertujuan agar para siswa tidak hanya tahu cara mengonsumsi pangan, tapi juga memahami proses rumit di baliknya.
BACA JUGA:Lapas Kendari Tabuh Genderang Perang Lawan Narkoba dan Pungli, Hak Napi Jadi Taruhan!
Melihat Dapur Ketahanan Pangan Bumi Anoa
Dalam kunjungan ini, para siswa tidak hanya berdiri di depan gerbang. Mereka diajak masuk ke jantung aktivitas Gudang Bulog untuk melihat langsung pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
"Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini. Pelajar harus tahu bagaimana negara hadir melalui Bulog untuk memastikan nasi tetap tersedia di meja makan mereka," ujar Benhur saat ditemui di Kendari, Jumat.
Para siswa diberikan akses untuk mempelajari alur kerja profesional Bulog, mulai dari:
- Proses Penerimaan: Bagaimana kualitas beras diperiksa saat masuk.
- Standar Penyimpanan: Rahasia menjaga beras tetap segar dan layak konsumsi dalam waktu lama.
- Mekanisme Penyaluran: Cara Bulog mendistribusikan beras hingga ke tangan masyarakat.
BACA JUGA:Breaking News! Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP Maksimal 25 Kg
Bukan Sekadar Gudang, Tapi Penjaga Harga
Selain teknis penyimpanan, Benhur juga memberikan wawasan mendalam mengenai peran strategis Bulog dalam menjaga stabilitas ekonomi. Siswa diajarkan bagaimana Bulog melakukan intervensi pasar agar harga kebutuhan pokok tidak melambung tinggi yang dapat menyulitkan rakyat.
"Edukasi ini krusial agar mereka memahami rantai distribusi pangan. Kami ingin mereka peduli terhadap isu-isu ketahanan pangan di masa depan," tambah Benhur.
Antusiasme Tinggi Generasi Z
Kegiatan ini disambut hangat oleh para peserta. Tak hanya melihat-lihat, sesi diskusi pun berlangsung dinamis. Banyak siswa yang penasaran mengenai tantangan logistik pangan di wilayah Sulawesi Tenggara yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Bulog Sultra berharap program ini bisa menjadi agenda berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Sulawesi Tenggara. Dengan literasi pangan yang kuat, diharapkan generasi muda Sultra siap menjaga kedaulatan pangan nasional di masa depan.
Sumber: