Lapas Kendari Tabuh Genderang Perang Lawan Narkoba dan Pungli, Hak Napi Jadi Taruhan!

Lapas Kendari Tabuh Genderang Perang Lawan Narkoba dan Pungli, Hak Napi Jadi Taruhan!

Lapas Kendari--

sultra.disway.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara, mengambil langkah tegas untuk membersihkan diri dari praktik ilegal.

Dalam sebuah aksi nyata, pihak Lapas bersama seluruh warga binaan resmi mengikrarkan komitmen "Zero Halinar" (Handphone, Pungli, dan Narkoba) pada Kamis (23/4).

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Mukhtar, menegaskan bahwa ikrar ini adalah fondasi integritas bagi petugas maupun penghuni lapas.

BACA JUGA:Basarnas Kendari Siaga Penuh! Amankan Festival Harmoni Sultra dan Semarak Dirgantara 2026

Mukhtar tidak main-main dalam menegakkan aturan. Ia memberikan peringatan keras bagi siapa pun yang berani melanggar kesepakatan tersebut. Sanksi yang disiapkan dipastikan akan memberikan efek jera.

"Bagi warga binaan yang terbukti melanggar, sanksi berat menanti sesuai Peraturan Menteri. Mulai dari pencabutan hak-hak dasar hingga pembatalan hak integrasi (pembebasan bersyarat)," tegas Mukhtar saat ditemui di Kendari.

Untuk memastikan komitmen ini berjalan di lapangan, sistem pengawasan di Lapas Kendari kini diperketat. Mukhtar membeberkan bahwa pihaknya menjalankan strategi penggeledahan ganda:

  • Razia Rutin: Dilaksanakan minimal dua kali dalam seminggu.
  • Operasi Insidentil: Penggeledahan mendadak yang dilakukan kapan saja jika ditemukan indikasi atau informasi mencurigakan.

"Ini sudah menjadi rutinitas kami. Selain jadwal tetap, ada penggeledahan insidentil untuk menutup ruang gerak praktik ilegal," tambahnya.

BACA JUGA:Tablet Keluarga Anti-Rusak! HONOR Pad X8b Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Langkah bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan mengenai komitmen integritas pegawai pemasyarakatan se-Sulawesi Tenggara.

Tak hanya internal, Lapas Kendari juga membuka pintu lebar-lebar untuk bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya. Tujuannya satu: memastikan lingkungan lapas tetap kondusif dan bersih dari segala bentuk tindak pidana.

Melalui ikrar bersama ini, diharapkan tercipta budaya baru di dalam Lapas Kendari yang lebih manusiawi, disiplin, dan bebas dari jeratan narkotika.

Sumber: