600 Rumah Warga Sultra! Bakal Disulap Jadi Keren dengan Anggaran Rp30 Miliar
Ilustrasi renovasi rumah--PUPR
sultra.disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan warganya.
Pada tahun 2026 ini, anggaran sebesar Rp30 miliar telah disiapkan untuk menjalankan program rehabilitasi 600 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di wilayah "Bumi Anoa".
Langkah besar ini bukan sekadar renovasi biasa, melainkan bagian dari dukungan penuh Pemprov Sultra terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI.
BACA JUGA:Solusi Anti Ribet! Menilik Kecanggihan Huawei Watch Buds 2
Alokasi Dana: Rp50 Juta Per Rumah
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sultra, Martin Effendi Patulak, mengungkapkan bahwa bantuan ini akan sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Setiap unit rumah akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp50 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk memastikan rumah-rumah yang sebelumnya tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan, bertransformasi menjadi hunian yang layak dan nyaman.
Daftar 10 Kabupaten Sasaran di Sultra
Program bantuan rumah ini akan menyasar 10 kabupaten strategis di Sulawesi Tenggara. Berikut adalah wilayah yang menjadi target prioritas pada tahun 2026:
- Kabupaten Bombana
- Kabupaten Konawe
- Kabupaten Kolaka
- Kabupaten Wakatobi
- Kabupaten Buton Selatan
- Kabupaten Buton Utara
- Kabupaten Muna
- Kabupaten Muna Barat
- Kabupaten Kolaka Utara
- Kabupaten Konawe Kepulauan
BACA JUGA:Kolaka Kebanjiran Bantuan Rumah! 2.300 Unit RTLH Siap Direnovasi, Terbanyak di Sultra
Progres Lapangan: Target Rampung Mei 2026
Saat ini, Pemprov Sultra sedang bergerak cepat melakukan validasi data agar bantuan jatuh ke tangan yang tepat. Berikut adalah perkembangan terkini dari program tersebut:
- Verifikasi Data: Proses survei lapangan untuk calon penerima telah mencapai 50 persen di lima kabupaten awal.
- Percepatan Pendataan: Sisa lima kabupaten lainnya ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu ke depan.
- Target Administrasi: Seluruh proses dokumen dan administrasi direncanakan rampung pada akhir bulan ini.
- Pengerjaan Fisik: Jika semua berjalan sesuai rencana, pengerjaan bangunan secara fisik akan dimulai pada pertengahan Mei 2026.
Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Martin Effendi menegaskan bahwa misi utama program ini adalah mengangkat taraf hidup Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi fondasi bagi keluarga yang sehat dan produktif.
BACA JUGA:Dapur Makin Membara! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak Tajam per 18 April 2026
"Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah di Bumi Anoa untuk mendapatkan hunian yang lebih layak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara umum," pungkas Martin dalam keterangannya di Kendari.
Melalui rehabilitasi 600 unit RTLH ini, Pemprov Sultra berharap angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan dan kesenjangan hunian layak dapat teratasi. Dengan anggaran yang cukup besar dan pengawasan yang ketat, impian warga Sultra untuk memiliki rumah yang kokoh dan sehat kini selangkah lagi menjadi kenyataan.
Sumber: