Al Nassr di Ambang Juara, Al Ettifaq Terjebak Badai: Duel Langit dan Bumi di Riyadh
--
sultra, disway.id - Stadion Al Awwal Park bersiap menjadi saksi perjuangan Al Nassr saat menjamu Al-Ettifaq FC pada Kamis dini hari, 16 April 2026.
Di bawah komando Jorge Jesus, klub berjuluk Al Alami ini tidak hanya sekadar mengincar tiga poin, melainkan membawa misi besar: memutus dahaga gelar juara Liga Pro Saudi yang telah berlangsung selama tujuh tahun.
Saat ini, Al Nassr sedang berada di puncak performa. Keunggulan lima poin atas rival abadi, Al Hilal, menjadi modal berharga bagi Ronaldo dan kawan-kawan.
Ketajaman lini serang mereka yang telah mengoyak gawang lawan sebanyak 78 kali musim ini membuktikan bahwa Al Nassr adalah mesin gol yang paling mengerikan di liga saat ini.
Jalan Terjal Menuju Mahkota Juara
Meski tampak nyaman di puncak, langkah Al Nassr sebenarnya masih berada di atas kerikil tajam. Masih ada enam laga sisa yang harus dilalui dengan konsentrasi baja.
Setelah meladeni perlawanan Al Ettifaq, jadwal padat sudah mengadang, termasuk laga krusial melawan Al Ahli dan derbi panas kontra Al Hilal.
Keangkeran Al Awwal Park, di mana mereka telah mengoleksi 36 poin dari 13 laga kandang, diharapkan tetap terjaga demi mengamankan jalur juara.
Al Ettifaq yang Sedang Terluka
Kondisi berbanding terbalik dialami tim tamu. Al Ettifaq datang ke Riyadh dengan kondisi psikologis yang limbung.
Skuad asuhan Saad Al Shehri ini hanya mampu memetik satu kemenangan dari enam laga terakhir.
Kekalahan menyakitkan dari Al Riyadh pekan lalu menunjukkan adanya lubang besar dalam mentalitas bertanding mereka.
Kendati demikian, Al Nassr tidak boleh jemawa. Memori kemenangan dramatis 3-2 Al Ettifaq pada pertemuan terakhir, di mana Georginio Wijnaldum mencetak hattrick, masih menjadi pengingat bahwa tim tamu punya potensi untuk mengejutkan.
Update Skuad: Antara Amunisi Baru dan Ancaman Suspensi
Angin segar berhembus ke kubu tuan rumah dengan kembalinya Inigo Martinez dan Angelo Gabriel ke sesi latihan.
Namun, Jorge Jesus harus memutar otak karena lima pemain kuncinya, termasuk Marcelo Brozovic dan Sultan Al Ghannam, kini terancam akumulasi kartu kuning.
Jika mereka kembali mendapat kartu saat melawan Al Ettifaq, mereka dipastikan absen dalam laga bertajuk big match kontra Al Ahli.
Sumber: