Lowongan BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Ini Posisi dan Cara Daftarnya
BPJS Ketenagakerjaan--ist
sultra.disway.id - Kabar baik bagi pencari kerja! BPJS Ketenagakerjaan resmi membuka rekrutmen karyawan baru mulai 11 April 2026 melalui laman resminya.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan sekaligus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di seluruh Indonesia.
Dalam rekrutmen kali ini, BPJS Ketenagakerjaan membuka sejumlah posisi strategis, antara lain:
BACA JUGA:Kemenkeu Buka Lowongan CPNS untuk Lulusan SMA dan STAN, 1.113 Formasi Disediakan
- Customer Service Officer (penempatan seluruh Indonesia)
- Account Representative Perwakilan, khusus wilayah: Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.
Lowongan ini terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja nasional.
Strategi Perkuat SDM
Direktur Human Capital dan Umum, Harjono Siswanto, menyebut rekrutmen ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia sangat penting agar layanan menjadi:
- Lebih berkualitas
- Responsif terhadap kebutuhan peserta
- Lebih dekat dengan masyarakat
Dukung Perlindungan Pekerja Nasional
Selain memperkuat organisasi, rekrutmen ini juga bertujuan memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal dan sektor rentan yang masih belum terlindungi.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari strategi 3C yang diusung BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:
- Coverage: memperluas jangkauan layanan
- Care: meningkatkan kualitas pelayanan yang empatik
- Credibility: menjaga kepercayaan publik melalui proses seleksi transparan
BACA JUGA:Pertamina Sidak SPPBE Kendari, Pastikan Pasokan LPG Aman Pasca Lebaran
BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan komitmen inklusivitas dengan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk melamar.
Hal ini menunjukkan bahwa semua kalangan memiliki peluang yang sama dalam dunia kerja.
Waspada Penipuan Rekrutmen
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen.
Sumber: