Tembus 140 Ribu Kendaraan! BPTD Sultra Catat Lonjakan Mobilitas Lebaran 2026 di Bumi Anoa
Ilustrasi arus mudik--Antara
sultra.disway.id - Arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatatkan angka yang fantastis.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra melaporkan sebanyak 140.333 unit kendaraan melintasi jalur utama Bumi Anoa selama periode 13 hingga 22 Maret 2026.
Data ini menjadi sinyal kuat tingginya antusiasme masyarakat Sultra dalam merayakan momen Lebaran tahun ini, sekaligus menjadi tantangan bagi pengelolaan arus lalu lintas di titik-titik krusial.
Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, menjelaskan bahwa data tersebut dihimpun melalui dua gerbang utama pemantauan, yaitu Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Moramo dan UPPKB Sabilambo.
Secara akumulatif, pergerakan kendaraan terbagi menjadi:
- Kendaraan Masuk: 72.704 unit.
- Kendaraan Keluar: 67.629 unit.
Berdasarkan laporan harian, terdapat perbedaan pola pergerakan di dua titik pantau tersebut:
1. Jalur UPPKB Moramo (Fase Mudik)
Puncak Arus Keluar: Terjadi pada H-7 Lebaran (14 Maret 2026) dengan volume 5.227 unit.
Puncak Arus Masuk: Terjadi pada H-6 Lebaran (15 Maret 2026) mencapai 4.498 unit.
BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026: Penumpang ASDP Baubau Meledak 17%, Strategi Operasional 24 Jam Jadi Kunci
2. Jalur UPPKB Sabilambo (Fase Arus Balik)
Berbeda dengan Moramo, Sabilambo justru mencatatkan lonjakan tajam pasca-Lebaran, yang menandakan dimulainya arus balik.
Puncak Arus Masuk: Terjadi pada H+1 Lebaran (22 Maret 2026) sebanyak 6.969 unit.
Sumber: